Penculik dan Pencabul Anak Yang Viral di Medsos Ditangkap

YOGYAKARTA, SM Network – Seorang predator anak Sukron Datun Adam (26) warga Sulawesi akhirnya ditangkap polisi karena diduga telah menculik dan mencabuli seorang anak perempuan berusia 6 tahun berinisial NZ. Aksi biadab pelaku sempat terekam CCTV bahkan beredar di media sosial (medsos).

Kapolsek Kotagede Jogja, Kompol Dwi Tavianto mengatakan pelaku yang sudah berstatus sebagai ditangkap di Sidoarjo Jawa Timur, Minggu (15/3) dini hari kemarin. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolresta Yogyakarta. 

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan. Dia kami amankan di sebuah jalan di daerah Sidoarjo dalam pelariannya,” kata Dwi Tavianto saat rilis kasus kepada awak media di Mapolresta Jogja, Minggu (15/3). 

Menurut Dwi, pengungkapan kasus tersebut dilakukan setelah pihak memeriksa sejumlah saksi-saksi di sekitar korban tinggal di Rejowinangun, Kotagede. Hasilnya petugas berhasil mengidentifikasi pelaku dugaan penculikan. Tidak mau buruannya lepas, petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku.

Dari pemeriksaan sementara, korban melarikan diri dengan naik bus dari Terminal Giwangan Jogja setelah mengetahui video aksi bejatnya menjadi viral di medsos.”Karena vidio aksi sudah beredar di media sosial pelaku menjadi panik, sehingga ia berusaha melarikan diri,” imbuhnya.

Menurut Kompol Dwi, aksi percobaan penculikan tersebut bermula saat korban beli jajanan tidak jauh dari lokasi kejadian. Pelaku kemudian datang dan mengajak korban untuk di ajak ke Jogja Expo Center (JEC). Korban yang sendirian dan masih lugu itu pun menuruti ajakan pelaku.  

Namun saat dalam perjalanan korban justru meronta, karena panik pelaku kemudian menurunkan korban di sebuah gang.”Kalau dugaan pelecehan dalam bentuk pencabulan masih didalami, kemarin juga sudah diperiksa kondisinya bagus,” katanya. 

Sedangkan kendaraan yang pelaku digunakan saat menjalankan aksinya adalah motor pinjaman dari teman kuliahnya dulu. Untuk menghilangkan jejak kejahatannya, pelaku menyembunyikan kendaraan motor matik itu di sebuah tempat di wilayah Sleman.  Kendati demikian, petugas berhasil menemukan motor yang diguanakn pelaku. 

“Kita melacak dari teman-teman perkumpulannya, akhirnya motor ketemu Jumat kemarin. Saat pinjam pelaku mengaku untuk beli pulsa,” tuturnya. Lebih lanjut Dwi yang mewakili Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Armaini menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada menjaga anak anaknya.

“Jangan lengah membiarkan anak main sendirian, karena anak-anak sekolah adalah jiwa untuk masa depan bangsa,” pintanya. Diberitakan sebelumnya, seorang anak TK dibawa oleh pelaku tidak dikenal saat sedang membeli sesuatu di warung sekitar rumahnya pada Kamis (12/3) pertengahan pekan lalu. 

Pelaku menghampiri korban alasan untuk meminta korban menunjukan jalan ke JEC. Dalam video tersebut, di pertengahan jalan pelaku kemudian menurunkan korban dari sepeda motor di sebuah gang perkampungan wilayah Muja-Muju, Umbulharjo. Pasalnya korban berteriak-teriak sambil menangis.

Akhirnya korban dan pelaku turun di sebuah gang, tiba-tiba pelaku meninggalkan korban sendirian lalu pergi dengan motor. Korban ditemukan oleh tetangga sekitar dalam keadaam menangis histeris, lantas diantar pulang.


Gading Persada

1 Komentar

  1. 674676 824591Cool post thanks! We think your articles are wonderful and hope a lot more soon. We enjoy anything to do with word games/word play. 202356

Tinggalkan Balasan