Penasaran Bagaimana Cara Hewan Landak Reproduksi ? Simak Selengkapnya

SM Network – Landak identik dengan duri yang menempel diseluruh tubuhnya. Duri tersebut dapat mengembang ketika dirinya merasa terancam. Pernahkah berfikir bagaimana landak melakukan reproduksi. Apakah saling menyakiti satu sama lain ?

Untuk menuju tahapan kelahiran bayi landak, ternyata ada ritual reproduksi yang melibatkan perkelahian jantan di pohon, penyemprotan air seni, dan penutupan duri saat landak berhubungan seksual.

Uldis Roze, seorang profesor emeritus biologi di Queens College, New York, mengatakan ritual kawin landak berduri sangat rumit, berlarut-larut, dan lembab. Melansir National Geographic, berikut penjelasan rinci saat landak bereproduksi, ternyata tidak melukai satu sama lain.

Landak Betina Menggoda Para Jantan
Musim kawin tahunan spesies ini adalah saat awal musim gugur. Pada pohon pilihannya, sang betina memberi tanda bahwa dia siap berkembang biak dengan mengeluarkan zat yang berbau harum. Jantan yang tertarik oleh bau itu akan berkelahi satu sama lain di cabang pohon dan di tanah. Jelas, siapa yang menang, maka berhak kawin dengan betina. Namun, ini tidak selesai begitu saja.

Proses Reproduksi Landak
Landak jantan menyemprotkan air seni dengan kecepatan tinggi pada betina beberapa tetes sekaligus. Roze menjelaskan, bahkan ketika jantan dan betina terpisah di pohon, air seni jantan dapat mencapai betina, dan ini membutuhkan waktu berjam-jam sampai si betina senang. Biasanya, keduanya lalu turun dari pohon untuk berkembang biak.

Perkawinan Tidak Menyakiti Satu Sama Lain
Selain itu, ketika kawin, betina melengkungkan ekornya di atas punggunggnya yang runcing, sehingga bagian bawah ekornya yang tidak berduri menghadap keatas. Kemudian laki-laki dapat mengistirahatkan cakarnya lalu memulai perkawinan dengan betina. Inilah yang menyebabkan keduanya tidak menyakiti satu sama lain.

Kelahiran Bayi Landak
Setelah perkawinan dilakukan, kira-kira tujuh bulan kemudian, betina akan melahirkan. Pada spesies ini, biasanya hanya satu keturunan. Bayi lahir dengan duri, tetapi tetap terbungkus dengan ketuban yang memperlancar kedatangan si kecil.


SM Network

3 Komentar

  1. Like!! Really appreciate you sharing this blog post.Really thank you! Keep writing.

  2. Very good article! We are linking to this particularly great content on our site. Keep up the great writing.

  3. 750062 369323I really like reading through and I believe this site got some genuinely utilitarian stuff on it! . 618965

Tinggalkan Balasan