Pemudik Berstatus ODP dari Jakarta Dibantu Sembako

MAGELANG, SM Network – Sebanyak 19 pemudik dari Jakarta masuk dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP) Corona Virus Diseases (Covid-19) di wilayah Kelurahan Rejowinangun Utara. Mereka pun wajib menjalani karantina atau isolasi diri di rumah masing-masing selama sekitar dua pekan.

Karena tidak bisa beraktivitas di luar rumah, mereka pun mendapatkan bantuan dari Forum CSR (Corporate Social Responsibility) Kota Magelang berupa bingkisan sembako. Bantuan diserahkan Ketua 1 Forum CSR Kota Magelang, Joko Budiyono di Kelurahan Rejowinangun.

Bantuan diterima Lurah Rejowinangun Utara, Tatok Sulistiyono. Usai penyerahan, Joko menjelaskan, 19 ODP itu merupakan warga yang melakukan isolasi mandiri setelah mudik dari Jakarta. Mereka mendapat bingkisan sembako berisi 5 kg beras, 2 kg telor, 1 kg minyak goreng, dan kecap.

“Kami mengapresiasi kesadaran mereka, meski sebetulnya mereka membutuhkan biaya untuk menghidupi keluarga. Maka, bingkisan sembako ini setidaknya sebagai upaya untuk meringankan beban warga yang menjalani isolasi mandiri. Mereka di rumah tidak ke mana-mana dan tidak bekerja,” ujarnya.

Dia menuturkan, warga yang lainnya diharap dapat meniru apa yang dilakukan warga Rejowinangun Utara tersebut. Kesadaran ini yang menjadikan warga kota kompak memutus mata rantai penyebaran virus ini.

Sementara itu, Lurah Rejowinangun Utara, Totok Sulistiyono menuturkan, ODP kebanyakan warga yang pulang dari merantau termasuk berasal dari daerah episentrum Covid-19, yaitu Jakarta dan sekitarnya. Pihaknya telah menginstruksikan kepada RT/RW untuk mendata warga yang baru datang, entah dia daftar sendiri atau tidak pihak lingkungan wajib melaporkan.

“Petugas kesehatan dari Puskesmas akan mendata untuk memantau pergerakan orang baik itu yang masuk ODP atau tidak. Sebab, kepedulian ini penting untuk memantau lalu lintas orang di saat pandemi Covid-19,” jelasnya.

Petugas Kesehatan Puskesmas Pembantu Rejowinangun Utara, dr Therisa menambahkan, kebanyakan ODP di Kelurahan Rejowinangun Utara adalah warga yang baru datang dari perantauan, jumlahnya 19 orang. Kondisi mereka baik-baik saja dan belum mengalami gejala klinis Covid-19.

“Meski melakukan isolasi mandiri mereka tetap kami pantau. Hal ini untuk mengantisipasi jika sakit atau keluar rumah dan kontak dengan orang-orang di luar,” tuturnya.

Dalam isolasi mandiri ini, katanya, ada warga yang hampir selesai dan ada pula yang baru jalan beberapa hari. Jenjang umurnyapun bervariasi dan sangat akomodatif terhadap petugas kesehatan.

Dalam kesempatan itu, hadir juga Komandan Kodim (Dandim) 0705/Magelang, Letkol Czi Anto Indriyanto, yang juga secara simbolis menyerahkan bantuan kepada lurah. Bantuan juga datang dari  Gugus Tugas (Gugas) Covid-19 Kota Magelang, yang diwakili juru bicara, dr Sri Harso. 


Asef Amani

2 Komentar

  1. 850532 186025Id should verify with you here. Which isnt something I often do! I enjoy studying a publish that can make people feel. Also, thanks for permitting me to remark! 631837

  2. 737785 367758A great clear cut answer and a great concept. But how do I post any function on this internet site is another question. The Foureyed Poet. 133108

Tinggalkan Balasan