Pemkot Magelang Dukung Gerakan “Jateng di Rumah Saja”, Tapi…

MAGELANG, SM Network – Pemkot Magelang mendukung gerakan “Jateng di Rumah Saja” selama dua hari, Sabtu-Minggu (6-7/2) yang dicetuskan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Hanya saja, realisasinya seperti apa akan dikaji terlebih dahulu.

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito mengatakan, pihaknya mendukung gerakan yang bertujuan guna menekan penyebaran Covid-19 itu. Apalagi, kasus penularan virus ini belum juga bisa dikendalikan, sehingga masih ditemukan kasus-kasus positif terinfeksi.

“Kita dukung, karena niatnya Pak Gubernur bagus. Tapi, kita menerjemahkannya tidak saklek seperti instruksi beliau. Kita kaji dulu, kita sesuaikan dengan kondisi di Kota Magelang,” ujarnya usai meresmikan kegiatan pembangunan tahun 2019-2020 di Kantor DPU PR, Rabu (3/2).

Dia menuturkan, dalam menerima instruksi Gubernur tidak serta merta saklek atau sama seperti yang diinstruksikan.  Seperti pasar dan tempat wisata harus tutup total selama dua hari tersebut, mengingat kondisi tiap daerah berbeda.

“Kalau pasar ditutup total, bagaimana dengan warga yang butuh sayuran atau kebutuhan untuk jualan. Kita lihatlah nanti, kalau kasusnya terus turun dan ekonomi bergerak, saya rasa tidak harus sama seperti yang digerakkan itu,” katanya.

Sigit menilai, kasihan rakyat yang memang menggantungkan hidupnya di pasar. Ia pun mencoba solusi untuk mengatur dan melakukan pembatasan lebih ketat lagi. 

“Kasihan rakyatnya. Kita kaji dulu dan kita sesuaikan. Cita-cita kita sama, Covid-19 dapat dicegah penularannya. Kota Magelang saat ini masih zona orange, menuju zona kuning. Kita ingin dapat segera zona hijau,” jelasnya.   

Tinggalkan Balasan