SM/Asef F Amani - SARASEHAN: Sejumlah pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kerajinan di Kota Magelang mengikuti Sarasehan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Pendopo Pengabdian.

MAGELANG, SM Network – Sejumlah pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kerajinan di Kota Magelang mengikuti Sarasehan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Pendopo Pengabdian, Rabu (11/3). Diharap IKM-IKM yang ada  untuk lebih meningkatkan lagi kualitas, kuantitas, dan inovasi.

Sarasehan yang mengambil tema ”Segmentasi Market Dan Produk Untuk Bisa Menembus Pasar Domestik dan Internasional” diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Ke-40 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo mengatakan, tema tersebut diambil dengan tujuan agar para pelaku IKM Kerajinan di Kota Magelang lebih terbuka wawasannya, sehingga terpacu untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, dan inovasi produknya.

”Talkshow ini juga ingin meningkatkan IKM–IKM yang ada di Kota Magelang untuk lebih meningkatkan lagi kualitas, kuantitas dari kerajinan mereka, inovasinya juga ditingkatkan,” ujarnya.

Maka, pihaknya bekerja sama dengan Dekranasda Kota Magelang, mengundang Narasumber dari Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Pekalongan yang telah berhasil mengangkat para perajin-perajin, khususnya perajin batik di wilayah Pekalongan Raya.
”Asephi Pekalongan ini beken sekali masalah batik, sehingga kita undang kesini untuk ikut mengangkat perajin-perajin batik di Kota Magelang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina berharap, agar kegiatan ini mampu memberikan warna bagi pengembangan produk-produk kerajinan di Kota Magelang kedepan, sehingga mampu bersaing di tingkat lokal, maupun internasional. Ia pun memberikan motivasi kepada para pengrajin untuk terus berinovasi.

“Beberapa produk kita kan sudah layak untuk ekspor, dan bahkan ada yang sudah ekspor. Ini untuk memotivasi para perajin agar jangan putus asa, jangan lelah untuk berinovasi, karena kalau kita kembangkan inovasi tentunya akan memberikan dampak yang luar biasa,” jelasnya.

Windarti menegaskan, Pemkot Magelang memberikan dukungan penuh kepada para perajin mulai dari hulu sampai dengan hilir. Bentuk dukungan berupa pembinaan, pendampingan, bahkan promosi, pembiayaan hingga marketing.

“Bahkan saya nggak sungkan-sungkan kalau ada tamu, temen-temen saya ke sini saya akan selalu mempromosikan produk-produk lokal dari Kota Magelang, karena memang layak untuk digunakan, dikonsumsi, digunakan sebagai souvenir, dan oleh-oleh,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Kota Magelang, Yetty Biakti Sigit Widyonindito mengajak agar para perajin terus berkreasi dan berinovasi untuk menghasilkan produk-produk yang berdaya saing dan bermutu tinggi.

”Ini adalah tahun terakhir saya menjabat sebagai ketua Dekranasda. Oleh karena itu, di saat-saat terakhir ini para perajin dapat meningkatkan produknya, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Jangan pernah putus asa, dan jangan pernah kecil hati. Semua pengusaha itu memulainya dari bawah, tetapi karena ketelatenan dan ketekunan mereka, akhirnya menjadi besar,” ungkapnya.


Asef Amani

2 KOMENTAR