Pemkab Optimis Pasar Induk Selesai 2020

WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo optimis pembangunan Pasar Induk Wonosobo akan selesai pada tahun 2020. Kabid Pasar Disperindagkop UMKM, Suprayitno mengatakan, meski terhambat Pandemi Covid-19, proses pembangunan pasar terus berjalan dan akan selesai diakhir tahun 2020.

“Kita optimis Pasar Induk akan selesai tahun ini. Pihak ke tiga juga sudah berkomitmen untuk melakukan percepatan sehingga tahun 2021 mendatang penataan pasar sudah bisa dilakukan,” jelasnya kepada Suara Merdeka, kemarin.

Prayit menjelaskan, terdapat sedikit kendala akibat Covid-19 yaitu sulitnya mendapatkan tenaga kerja yang telah sesuai standar protokol kesehatan dan bahan material yang sedikit terhambat akibat pembatasan dibeberapa wilayah beberapa waktu lalu.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Wonosobo, One Andang Wardoyo mengatakan, meski terdapat hambatan karena pengurangan jumlah pekerja termasuk banyak yang tidak berani masuk Wonosobo, dirinya optimis Desember Pasar Induk bisa terselesaikan. Hal itu dilihat dari  keseriusan pihak pelaksana dalam menyiapkan strategi dengan penambahan pekerja dan akan dilakukan lembur.

Menurut informasi dari pihak Pelaksana pembangunan pasar, pengerjaan minggu ini sesuai dengan target yaitu 13%, bahkan mencapai 17% yang artinya ada tambahan 4%. Namun demikian dikatakan Sekda, pihaknya tetap mendorong dilakukan langkah-langkah percepatan agar dibulan November mendatang sudah mencapai 95% bahkan 99%. Sehingga sisanya bisa terselesaikan di bulan Desember.

“Kami memperoleh informasi dari pihak pelaksana, alhamdulillah pengerjaan minggu ini sesuai dengan target yaitu 13%, bahkan mencapai 17% yang artinya ada plus 4%. Namun demikian kami tetap mendorong dilakukan langkah-langkah percepatan agar dibulan November mendatang sudah mencapai paling tidak 95% syukur-syukur 99%, sehingga 1% nya bisa di selesaikan di bulan Desember,” ungkapnya.

Sekda berencana mengundang berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan untuk bersama-sama memastikan kemajuan pembangunan, karena masih banyak hal yang perlu di lakukan. Selain itu, akan mengundang beberapa OPD terkait untuk membahas tentang penataan pedagang, serta distribusi dan sirkulasi pembeli agar tertata dengan baik sehingga tidak ada yang turun di jalan, karena merasa daganganya tidak laku bahkan terkait parkir dan solusinya.


Adib Annas Maulana

Tinggalkan Balasan