MUNGKID, SM Network – Menindaklanjuti surat edaran Bupati Magelang Nomor 360/084/46/2020 tentang penegasan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Magelang, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang memperpanjang masa penutupan tujuh tempat wisata hingga batas waktu yang ditentukan.

Tujuh tempat wisata tersebut diantaranya Ketep Pass, kolam renang Mendut, Kalibening, Candi Umbul, Telaga Bleder, Candi Mendut dan Pawon. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, saat dikonfirmasi.

“Benar penutupan diperpanjang sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan,” jelas Iwan. Iwan juga menjelaskan bahwa penutupan dilakukan atas surat edaran Bupati pada poin tiga yakni menghentikan atau menunda semua aktivitas penyelenggaraan acara yang mengumpulkan banyak orang sampai batas waktu permasalahan Covid-19 mereda atau dinyatakan aman oleh pemerintah.

“Semua destinasi mengacu pada poin tiga,” tegasnya. Menurutnya saat ini pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah sedang memetakan dampak Covid-19 di sektor pariwisata dan sedang mencari solusi yang memungkinkan.

Ia berharap, perpanjangan penutupan operasional ini bisa diikuti obyek wisata lain yang dikelola perorangan. Meskipun di tutup sampai batas waktu yang belum ditentukan, imbuh Iwan, para karyawan tetap masuk seperti biasa. Meski tidak melayani pengunjung, namun karyawan tetap mengerjakan hal-hal yang dirasa perlu. Seperti menjaga kebersihan, keindahan, ketertiban dan juga keamanan.

“Para karyawan juga masih tetap menerima haknya seperti gaji bulanan,” kata Iwan. Sementara itu, Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompin) Pemkab Magelang, Nanda Cahya Pribadi megatakan hal serupa. “Kita perpanjang mengingat situasi dan kondisi perkembangan virus corona yang semakin meluas. Kita juga minta agar para pengelola tempat wisata yang dikelola oleh swasta maupun desa, bisa mengikuti kebijakan penutupan,” jelasnya.

Nanda juga menyampaikan bahwa Pemkab Magelang telah merancang skema untuk para pegiat wisata sebagai dampak ditutupnya tempat wisata sebagai pusat ekonomi. Namun demikian, kata Nanda, skema ini masih dimatangkan oleh Pemkab. “Kita jelas memikirkan nasib dan dampak ekonomi bagi para pegiat wisata ini. Coba kita lihat besok skemanya seperti apa,” imbuhnya.


Dian Nurlita

1 KOMENTAR