SM/Aris Himawan - Juru bicara DPC PKB Purworejo Fran Suharmaji

PURWOREJO, SM Network – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Purworejo akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada awal Maret ini.

Muscab ini akan menetapkan Ketua DPC. Pemilihan secara tertutup karena telah ditentukan oleh DPP. Namun usulan ketua itu dari masing-masing PAC. Tiap PAC diminta mengusul 5 calon ke DPP melalui DPW.

Juru bicara PKB Purworejo, Fran Suharmaji yang juga anggota DPRD Purworejo menyebutkan jika dari agenda yang telah disepakati adalah tanggal 6 Maret. Namun pihaknya masih menunggu instruksi lebih jauh dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

“Pemilihan sekarang ini serentak se-Indonesia. Jadi nanti begitu Muscab digelar sebenarnya susunan siapa yang akan duduk di Dewan Syura dan Dewa Tanfidz sudah ada,” jelas Fran Suharmaji, kemarin (1/3).

Dikatakan jika DPC PKB Purworejo, akhir pekan lalu telah melakukan sosialisasi untuk mengajukan nama yang akan ditetapkan sebagai Ketua Dewan Syura maupun Ketua Tanfidz. Kegiatan itu sendiri digelar di RM Dargo Pangen.

“Seluruh PAC (Pengurus Anak Cabang,red) telah mengajukan nama 5 orang yang dinilai mereka layak untuk menduduki jabatan-jabatan yang ada,” jelas Fran.

Lebih jauh Fran menyebut jika nama-nama yang diajukan itu akan ditentukan untuk ditempatkan sesuai porsinya oleh DPP. Dan di tingkat Kabupaten tinggal menetapkan ketua yang telah ditentukan.

“Dan inti utama dalam muscab adalah laporanpertanggung jawaban ketua DPC PKB lama, dan menyampaikan nama ketua DPC PKB Purworejo,” imbuh Fran yang duduk sebagai wakil Ketua DPRD Purworejo ini.

Salah satu pengurus DPC PKB Purworejo Toha Mahasin mengungkapkan jika setiap PAC telah menentukan 5 nama yang sesuai dengan harapan mereka. Nama-nama itu selanjutnya dilakukan penyegelan dan dibawa ke DPW Jawa Tengah.

“Dari DPW nanti akan diteruskan ke pusat untuk ditentukan siapa yang layak untuk duduk sebagai Dewan Syura dan Ketua Tanfidz. Jika sudah ditentukan baru akan ditentukan kepengurusan yang lain. Ini menjadi ranah di tingkat kabupaten,” jelas Toha.