Pemerintah Desa Perlu Pendampingan Intensif

PURWOREJO, SM Network – Kesuksesan penyelenggaraan pemerintahan desa menjadi kunci penting, bagi tercapainya program pembangunan nasional. Pasalnya, desa merupakan birokrasi terdepan dalam mengetahui pokok persoalan dan menyerap aspirasi masyarakat. Untuk itu diperlukan sumberdaya manusia desa yang mumpuni, dan menguasai regulasi tentang pengelolaan desa.

Hal itu mengemuka dalam acara Sosialisasi Musdus Tingkat Desa, di Desa Mendiro Kecamatan Ngombol, Selasa (11/08), diikuti oleh seluruh perangkat dan perwakilan masyarakat setempat. Kegiatan ini bekerjasama dengan lembaga swadaya masyarakat Formasi (Forum Masyarakat Sipil), yang membidani desa sejak tahun 1999, dan berdiri tahun 2003 di Kabupaten Kebumen.

Dalam paparan materinya, Yusuf Murtiono, salah satu Dewan Presidium Formasi, mengungkapkan pentingnya kemauan pegiat desa atau dalam hal ini pemerintah desa, kepala desa dan perangkatnya untuk belajar. Baik dalam hal regulasi yang mengatur pengelolaan desa dan anggaranya, serta memahami inklusi sosial, sebagai kunci keberhasilan pembangunan desa.

Yusuf Murtiono mengatakan, sejak desa diberikan kewenangan untuk mengelola anggaran yang bersumber dari dana desa, pemerintah desa dapat mengimplementasikan pembangunan prioritas menurut masyarakat setempat. Tidak hanya di bidang fisik, sektor sosial kemasyarakatan hingga adat istiadat juga menjadi hal yang diutamakan dalam pembangunan desa.

Dalam menentukan arah kebijakan, lanjut Yusuf Murtiono, juga menekankan pentingnya musyawarah dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Tidak ada alasan masyarakat tidak mengetahui rencana pembangunan di desa. Segala hal yang diprioritaskan dalam pembangunan harus diputuskan atas dasar aspirasi atau musyawarah bersama warga.

“Azas musyawarah desa itu mutlak (dalam pemerintahan desa,red), masyarakat harus dilibatkan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi,” kata Yusuf Murtiono.

Pada kesempatan tersebut, Yusup Murtiono juga mengatakan, faktor banyaknya penyelewengan yang dilakukan oleh oknum pemerintah desa disebabkan salah satunya oleh minimnya sumberdaya manusia desa. Seperti halnya dalam pengelolaan anggaran yang bersumber dari dana desa. Kurangnya transparansi pemerintah desa juga menjadi indikasi adanya sistem yang tidak sehat.

“Tidak transparan (dalam penyelenggaraan pemerintahan desa) menjadi indikasi (pemerintahan yang tidak sehat). (sumberdaya manusia desa dan pemerintahan desa) yang tidak mau belajar (soal regulasi dan tata kelola desa dan keuangan desa) pasti akan bermasalah,” tandas Yusuf Murtiono.

Atas dasar itu, imbuh Yusuf Murtiono, perlu adanya pendampingan intensif kepada desa, terutama penyelenggara pemerintahan desa. Pendampingan ini dapat dilakukan oleh pembina pemerintah desa, seperti pemerintah daerah, atau bekerjasama dengan swasta, misalkan organisasi kemasyarakat atau lembaga swadaya.

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Camat Ngombol, Tejo Kusnandar, mengakui kurangnya intensitas pendampingan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa. Alasan utamaya adalah personil yang terbatas. Namun demikian, pendampingan sekaligus monitoring terhadap pemerintah desa telah dilakukan ditengah keterbatasan tersebut.

“Yang paling banyak dikeluhkan oleh pemerintah desa adalah proses perencanaan yang rumit, prosesnya yang harus mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat. Kita sudah lakukan pendampingan rutin, khususnya bagi 57 desa di Kecamatan Ngombol untuk mengarahkan prioritas pembangunan di desa,” katanya, usai acara.

Sementara itu Kepala Desa Ndiro Awan Yoga Kurniawan, mengungkapkan kepentingan desa untuk mendapat pendampingan yang intensif. Menurutnya, desa seringkali dihadapkan dengan pilihan prioritas pembangunan yang berseberangan dengan kepentingan masyarakat. Akibatnya desa kesulitan untuk menyelaraskan perencanaan dengan kebutuhan masyarakat.

“(Dengan adanya acara ini) kami jadi tahu, ternyata desa memiliki kewenangan penuh dalam merencanakan pembangunan desa, asal tahu regulasinya. Untuk itu kami bekerjasama dengan Formasi dalam rangka peningkatan kapasitas sumberdaya manusia kami,” katanya.


Panuju Triangga

6 Komentar

  1. Like!! Really appreciate you sharing this blog post.Really thank you! Keep writing.

  2. Your site is very helpful. Many thanks for sharing!

  3. 320128 224837Oh my goodness! a amazing write-up dude. Thanks a lot Nonetheless We are experiencing trouble with ur rss . Do not know why Not able to sign up to it. Perhaps there is anybody finding identical rss difficulty? Anyone who knows kindly respond. Thnkx 195868

  4. 478140 464592Aw, this really is an extremely good post. In thought I would like to put in place writing like this moreover – spending time and actual effort to create a good article but exactly what do I say I procrastinate alot through no indicates appear to get something accomplished. 226319

Tinggalkan Balasan