Pembukaan Tempat Wisata Akan Disimulasikan

MAGELANG, SM Network – Pemkot Magelang merumuskan langkah strategis sebelum membuka resmi destinasi wisata di Kota Magelang. Bahkan, menyiapkan upaya simulasi pembukaan tempat-tempat wisata, seperti Taman Kyai Langgeng, Gunung Tidar, dan museum-museum.

“Siang ini saya rumuskan untuk pembukaan tempat strategis, seperti objek wisata. Yang objek wisata akan kita simulasikan sebelum benar-benar dibuka,” ujar Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito usai membuka barikade penutup jalan di persimpangan Kebonpolo, Rabu (10/6).

Dia menuturkan, dalam waktu dekat objek wisata akan dibuka kembali untuk umum. Namun, ia meminta pengelola untuk betul-betul siap dalam menerapkan protokol kesehatan. Tidak hanya pengelola, tapi juga pengunjung harus patuh terhadap protokol tersebut.

“Kita tidak boleh tergesa-gesa. Kita lihat betul pergerakan pandemi Covid-19 ini. Sekarang perkembangannya relatif makin turun. Kalau nanti sudah benar-benar datar, perhatian penting lainnya kita adalah anak-anak sekolah,” katanya didampingi wakilnya, Windarti Agustina.

Sigit menilai, anak-anak sekolah adalah gong dari langkah menuju era kenormalan baru (new normal) ini. Hal ini terlihat sepele, tapi berat, karena sekolah harus menyediakan fasilitas penunjang protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan pakai sabun dan masker.

“Kita eman-eman betul, anak-anak ini nilainya mahal. Maka, kita tidak ingin gegabah dalam mengaktifkan pembelajaran di sekolah. Kita perlu merumuskannya dengan matang dan rinci. Anak-anak harus selamat, senang, dan sehat,” jelasnya. Soal bantuan ke sekolah, ia mengaku, tidak mudah memberi bantuan ke sekolah, seperti penyediaan masker dan tempat cuci tangan. Pihaknya pun akan mengkajinya terlebih dahulu sesuai kemampuan.

“Tidak mudah soal bantuan masker. Berapa jumlah anak-anak, lagipula tidak mungkin per anak hanya satu masker. Maka, kita perlu merumuskannya dengan matang dan rinci,” tandasnya. Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono menambahkan, banyak yang harus disiapkan sebelum tempat wisata dibuka kembali. Seperti tempat cuci tangan pakai sabun, masker, pengecekan suhu tubuh bagi pengunjung, dan tenaga kesehatan.

“Kita melatih tenaga kesehatan di Taman Kyai Langgeng untuk kesiapan pembukaan nanti. Misal ada pengunjung yagn tiba-tiba sakit, tentu kita sudah siap dengan tenaga kesehatan yang terlatih. Akan kita siapkan juga mekanisme tiket masuk TKL secara online,” jelasnya.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan