Pembelajaran Tatap Muka Maksimal 10 Siswa

SM Network – Pembelajaran daring menimbulkan beberapa persoalan. Karena itu, gubernur menawarkan salah satu solusi, memperbolehkan pembelajaran dengan tatap muka, maksimal untuk 10 siswa. Salah satu persoalan pembelajaran daring dialami siswa SMP di Rembang, Dimas Ibnu Elias. Dia belajar sendiri di sekolah karena tak punya ponsel.

Kisah Dimas itu kemudian viral di media sosial. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan kesulitan siswa belajar dengan sistem daring. Dia menilai, kisah Dimas itu merupakan salah satu solusi.

”Saya lihat sudah ada pihak yang membantu. Itu bagus. Namun kalau ada lagi yang lain, sama dengan Dimas dan belum ada yang membantu, sebenarnya cara belajar ke sekolah seperti Dimas itu cara yang benar. Guru punya kepedulian apakah mendatangi atau anaknya diajari di sekolah,” tandasnya.

Menurutnya, itu adalah solusi untuk menyelesaikan persoalan. Bahkan Ganjar menyebut, masih banyak guru yang punya kepedulian luar biasa dengan mendatangi siswa di rumah masing-masing untuk memberikan pelajaran.

”Banyak guru yang mendatangi muridnya, mengajari dari rumah ke rumah karena memang ada kekurangan. Apakah area blank spot atau tidak memiliki peralatan untuk itu. Menurut saya itu bagus, cara itu yang bisa menjadi solusi,” terangnya.

5 Komentar

  1. Like!! I blog quite often and I genuinely thank you for your information. The article has truly peaked my interest.

  2. I like this website very much, Its a very nice office to read and incur information.

Tinggalkan Balasan