Pembangunan Gerbang Raksasa KSPN Borobudur Dikebut

MUNGKID, SM Network – Proses pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) kembali digenjot, akibat sempat tertunda akibat Pandemi Covid-19. Diantarannya pembangunan Gerbang Raksasa dan Jalan Layang untuk pejalan kaki.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Saryan Adiyanto, usai mengikuti rapat koordinasi persiapan KSPN Borobudur di Balkondes Ngaran, beberapa waktu yang lalu Kamis (18/6). Dalam tapat tersebut juga hadir seluruh satker di Kementrian PUPR, seperti kepala desa, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Magelang.

“Progres terus berjalan meski sempat terhenti akibar Pandemi Covid-19,” jelas Saryan saat dihubungi, Minggu (23/6).

Untuk proses pembangunan gerbang Blondo Palbapang Kembanglimus, segera menyusul. Dan keduanya sudah sampai tahap lelang, tinggal tanda tangan kontrak. “Kemarin disampaikan Agustus awal maksimal bisa dimulai semua proyek,” ujarnya.

Berdasarkan laporan Kementrian PUPR, sejauh ini progres pembangunan gerbang Klangon sudah berjalan 30 persen. “Yang tiga gerbang lain sambil berjalan. Pembangunan pembebasan lahan yang milik perorangan yang diperlukan untuk pembangunan juga dilakukan,” papar Saryan.

Saryan juga memaparkan, telah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kementrian PUPR, perwakilan kepala desa dan warga terdampak. “Semua setuju,” kata dia.

Sementara itu, hadir juga Kepala Satuan Kerja Wilayah Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jateng Kementerian PUPR, Singgih Dwiatma Raharja, mengatakan pembangunan gerbang raksasa akan dilaksanakn multiyears yang rencananya selesai tahun depan.

Selain itu, agenda KSPN lain adalah pembangunan concruse di dalam komplek Candi Borobudur. Kemudian pembangunan poros jalan layang Mendut Pawon Borobudur.

“Pembebasan tanah sedang dalam proses. Dan sudah dikonsultasikan secara publik dengan semua pemilik lahan terdampak KSPN. Semua mendukung. Alhamdulillah,” ujar Singgih.

Selain pembangunan gerbang raksa KSPN, ada juga pembangunan lain yakni Sarhunta. Sarhunta sendiri yakni sarana hunian pariwisata berbentuk penginapan atau home stay. Pada tahap pertama, akan dibangun 87 sarhunta.


Dian Nurlita/Ita

6 Komentar

  1. Like!! Thank you for publishing this awesome article.

  2. Thanks for fantastic info I was looking for this info for my mission.

  3. Your site is very helpful. Many thanks for sharing!

  4. 727251 591791Some truly great articles on this web site , appreciate it for contribution. 675491

Tinggalkan Balasan