Pembangunan Gerbang, Dua SD Digabung

MUNGKID, SM Network – Terkait pembangunan Gerbang Blondo dalam program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang akan mengatur ulang dua sekolah. Dua sekolah tersebut diantaranya SDN 1 Blondo Mungkid dan SDN 3 Blondo Mungkid menjadi satu SDN Blondo. Hal ini dilakukan karena lokasi bangunan SDN 1 Blondo akan menjadi bagian dari pembangunan tersebut.

Pertigaan Blondo Mungkid sendiri akan dibangun Gerbang Kalpataru, yang menjadi ikon pintu gerbang ke kawasan Pariwisata Borobudur.

“Kedua sekolah tersebut akan diregrouping, dan namanya tidak lagi SDN 3 Blondo, tapi angkanya dihilangkan menjadi SDN Blondo. Untuk menampung siswa dari SDN 1 Blondo bangunan SDN 3 Blondo masih mencukupi,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin, Rabu (18/11).

Sementara itu Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan, Prasarana, Permukiman Wilayah Satu BBPW Jateng pada Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Dwiatma Singgih Raharja Sabaris, menambahkan, pembangunan Gerbang Kalpataru di Blondo sedang dalam pengerjaan.

“Proses pembangunan sudah mulai, sudah tanda tangan kontrak pelaksana pada 7 Oktober 2020. Sudah dilakukan tahap pengukuran, pemasangan patok-patok dan segera dipagari dan pembangunan langsung dilaksanakan,” ujar Singgih.

Dalam pembangunan itu terdapat empat gerbang di empat titik. Untuk menyambut wisatawan dari arah Semarang, pada pertigaan Blondo akan dibangun gerbang dengan ikon Kalpataru.

Kemudian akses wisatawan dari Yogyakarta yaitu di Palbapang akan dibangun gerbang dengan ikon Singa, di daerah Kembang Limus Borobudur akan dibangun gerbang ikon Gajah dan di daerah perbatasan Kabupaten Magelang dan Kulonprogo di Klangon, terdapat gerbang degan ikon Samudera Raksa (Kapal Pinisi).

Tinggalkan Balasan