Pelaku Usaha Dikenalkan Perizinan Melalui OSS

MAGELANG, SM Network – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Magelang mengenalkan permohonan perizinan melalui Online Single Submission (OSS) kepada pelaku usaha kecil dan besar. Sosialisasi mendatangkan narasumber dari anggota DPRD Kota Magelang, Marjinugroho.

Kepala DPMPTSP Kota Magelang, Muhammad Abdul Azis mengatakan, sosialisasi perizinan dan nonperizinan ini sangat penting untuk diketahui seluruh pihak, baik untuk unit yang terkait langsung dengan pelayanan publik maupun yang tidak langsung, juga dari kementerian/lembaga pusat maupun DPMPTSP daerah.

Dia menilai, manfaat dari OSS adalah mempermudah pelaku usaha untuk mengurus berbagai perizinan berusaha, baik prasyarat untuk melakukan usaha (izin terkait lokasi, lingkungan, dan bangunan), izin usaha, maupun izin operasional untuk kegiatan operasional usaha dengan mekanisme pemenuhan komitmen persyaratan izin.

“Sistem OSS menjadi integrasi seluruh layanan perizinan berusaha yang menjadi wewenang menteri/pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/walikota yang dilakukan secara elektronik,” ujarnya.

Azis menuturkan, perizinan satu pintu juga memfasilitasi pelaku usaha untuk terhubung dengan semua lembaga terkait untuk memperoleh izin secara aman, cepat, dan real time dengan catatan semua persyaratan yang diminta tersedia dengan baik dan benar.

Adapun yang dapat menggunakan OSS sebagai urusan perizinan berusaha ini sangat kompleks. Mulai dari semua pelaku usaha dengan karakteristik, berbentuk badan usaha atau perorangan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun besar, hingga usaha dengan modal yang berasal dari negeri ataupun komposisi modal asing.

“Selain itu, sistem OSS dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk menyimpan data perizinan dalam satu identitas, yakni nomor induk berusaha (NIB),” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang, Marjinugroho menjelaskan, sistem OSS versi 1.1 merupakan pengembangan sistem sebelumnya, dalam rangka percepatan dan kemudahan berusaha serta perizinan investasi yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik.

“Pelaksanaan kewenangan penerbitan perizinan berusaha wajib dilakukan melalui lembaga OSS,” jelas Mantan Kabid Perizinan dan Nonperizinan DPMPTSP Kota Magelang itu.

Dia menyebutkan, persyaratan permohonan izin usaha bagi perseorangan melalui OSS ini sederhana. Sebab, pemohon cukup memiliki email aktif, nomor induk kependudukan yang telah diaktifkan, dan nomor pokok wajib pajak yang tidak memiliki tunggakan laporan, serta tunggakan pembayaran pajak.

“Prosesnya pun mudah. Sesuai dengan pernyataan Kemenko Perekonomian yang menyebutkan bahwa proses tidak lebih dari 1 jam untuk mendapatkan NIB dan Izin usaha,” tandasnya.

Marjinu menilai, perbedaan kentara dibanding versi sebelumnya, OSS 1.1 telah menyediakan fitur (dalam webform) yang dapat digunakan oleh DPMPTSP, untuk memberikan notifikasi persetujuan pemenuhan komitmen prasarana (misalnya izin lokasi) per titik lokasi kegiatan usaha/proyek, melainkan hanya per kabupaten/kota.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan