Pelaku Kekerasan di Muka Umum Berhasil Diamankan

MUNGKID, SM Network – Resmob Satreskrim Polres Magelang berhasil menangkap enam tersangka penyerangan terhadap Vinsa (24), warga Kwaluhan Desa Madusari, Kecamatan Secang Kabupaten Magelang, Sabtu (28/11) malam.

Salah satu dari tersangka yang masih dibawah umur (anak) tidak dilakukan penahanan. Lima tersangka lainya(dewasa) ditahan di Rutan Polres Magelang.

Kapolres Magelang melalui Kasatreskrim Akp Hadi Handoko, menyebutkan keenam tersangka yang telah ditangkap adalah tersangka KAEP alias Ngokngok(23), warga Nambangan Kota Magelang, ADK Alias Hambem (21), warga Nambangan Kota Magelang, TSW alias Ambon(39) Gelangan Kota Magelang. Kemudian SB alias Qobil(17) warga Nambangan Kota Magelang.

“Mereka berperan melakukan pemukulan terhadap korban sementara KAEP alias Ngokngok menyetrum korban,” jelas Akp Hadi Handoko Senin (30/11).

Sementara CP alias Sentu (26), warga Nambangan Kota Magelang dan UM (28), merupakan warga Secang Kabupaten Magelang. “Keduanya melakukan perusakan rumah korban memecah kaca jendela , merusak perabot rumah dan merusak pintu rumah,” katanya.

Lebih lanjut Kasatreskrim Akp Hadi Handoko mengatakan tersangka SB alias Qobil (17) warga Kota Magelang tidak dilakukan penahanan mengingat masih dibawah umur dan mendapat jaminan dari orang tuanya, tetapi tetap menjalani proses hukum. Kelima tersangka lain dilakukan penahanan setelah direkomendasikan gelar perkara.

“Untuk pertimbangan proses penyidikan tersangka kami tahan , sedangkan satu pelaku karena masih Anak kami titipkan orang tuanya dalam proses Sidik”, terang Akp Hadi Handoko.

Dalam penangkapan tersangka Resmob Satreskrim Polres Magelang mengamankan beberapa barang bukti yang terkait dengan perkara.

“Barang bukti berhasil kami amankan untuk kepentingan penyidikan berupa alat setrum genggam warna hitam, pecahan kaca jendela, pecahan gelas, handle pintu dan batu sebesar kepalan orang dewasa, sementara barang bukti lain masih dalam pencarian Tim penyidik”, ujarnya.

Perkara kekerasan yang dialami Vinsa (24) dan anaknya terjadi Jumat (27/11) sekitar pukul 18.00. Dirumahnya yakni Dusun Kwaluhan, Desa Madusari Kecamatan Secang, Vinsa mengalami luka di beberapa tubuh sementara anaknya mengalami luka di jidat karena kena pukul dan setrum, sedangkan istrinya pingsan melihat kejadian yang menimpa suami dan anaknya.

“Jumat malam kami menerima Laporan dari Polsek Secang ada kejadian kekerasan dan perusakan rumah korban, tidak sampai dua puluh empat jam kami bisa ungkap pelakunya atas kerjasama yang baik dengan Polsek Secang”, ujar Kasatreskrim.

Akp Hadi Handoko menyampaikan, berdasar hasil pemeriksaan tersangka melakukan perbuatanya atas dasar motif balas dendam terhadap korban. “Beberapa hari sebelum kejadian ada perselisihan antara tersangka UM dengan korban, dan tersangka UM bercerita kepada rekanya sehinga terjadi peristiwa ini,” imbuhnya.

Atas kasus yang terjadi, tersangka dijerat pasal 170 Kuhp yakni melakukan perbuatan Dimuka Umum Secara Bersama-sama Melakukan Kekerasan Terhadap Orang atau Barang, dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

Tinggalkan Balasan