Pejabat Pemkot Magelang Motivasi Santri di Tengah Pandemi


MAGELANG, SM Network – Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Selamat dan Ponpes Tanfidzul Qur’an Kota Magelang. Bersama sejumlah pejabat, Sigit datang untuk menyerahkan bantuan dan motivasi kepada para santri agar tetap semangat di tengah pandemi dan menjadi anak-anak yang berakhlak sholeh-sholehah.

“Saya memotivasi anak-anak agar menjadi anak-anak yang berakhlak sholeh-sholekah, bersemangat, dan cerdas. Setiap kali saya melihat semangat mereka, saya optimis di tangan mereka, bangsa ini, dan khususnya Kota Magelang akan berkembang, maju dan mampu bersaing dengan daerah lainnya,” ujarnya di sela kunjungan, beberapa waktu lalu.

Ia menilai, santri merupakan generasi penerus bangsa yang tidak hanya kuat secara spiritual tetapi juga intelektual. Santri diharapkan tetap teguh menimba ilmu di pondok pesantren dengan bimbingan para guru atau pengasuh.

Sigit pun memberikan apresiasi kepada pengelola/pengurus kedua ponpes tersebut yang telah menerima dan membimbing para santri, sehingga kelak menjadi putra/putri terbaik bangsa, dan Kota Magelang khususnya.

“Apresiasi setinggi-tingginya bagi pengelola dan pengurus pondok pesantren yang telah menerima dan membimbing para santriwan dan santriwati hingga nanti menjadi putra-putri terbaik bagi Negara dan mengutamakan kebaikan,” katanya.

Secara simbolis Sigit menyalurkan bantuan berupa sembako kepada mereka. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina, Sekretaris Daerah Joko Budiyono, Anggota DPRD Kota Magelang Tyas Anggraeni, dan sejumlah pejabat Pemkot Magelang.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Selamat, Abdul Rosyid Ahmad mengungkapkan rasa terimakasih kepada Wali Kota Magelang dan jajarannya yang telah berkenan berkunjung ke Ponpesnya. Dikatakan, Ponpes Selamat tidak mampu berdiri sampai saat ini tanpa sumbangsih warga Kota Magelang.

Ponpes Selamat yang memiliki 69 santri dari berbagai daerah itu menggunakan kurikulum nasional, sehingga santri akan mendapat ijazah seperti murid-murid di sekolah lain pada umumnya.

“Tanpa adanya peran serta masyarakat Kota Magelang kami tidak dapat berfungsi dengan baik. Misi dan visi pondok pesantren, yaitu mengantar santri sampai jenjang S1 dan dibekali dengan ketrampilan-ketrampilan,” jelasnya.

Meski secara administratif Ponpes ini berdiri di wilayah Kabupaten Magelang, tapi secara pengelolaan di bawah bimbingan dan naungan Kantor Kementrian Agama Kota Magelang.Pejabat Pemkot Magelang Motivasi Santri di Tengah Pandemi

Tinggalkan Balasan