PDP Di RSUD Wonosobo Belum Mendapat Rumah Sakit Rujukan

WONOSOBO, SM Network – Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD KRT Setjonegoro sampai Kamis (19/3) belum mendapatkan rumah sakit rujukan lini pertama yang ada di Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Juru bicara Pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk Covid-19 Mohamad Riyatno Kamis (19/3).

“PDP yang ada di RSUD KRT Setjonegoro tidak mendapatkan tempat dimana-mana, semua rumah sakit rujukan lini pertama penuh,” jelasnya.

Sebelumnya, pasien tersebut dijadwalkan akan dirujuk di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang sebagai salah satu rumah sakit rujukan lini pertama di Jawa Tengah untuk penanganan Covid-19. Namun, Sampai Kamis belum ada tindakan lebih lanjut untuk merujuk pasien yang diketahui memilki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit dan terdapat gejala pneumonia atau radang paru.

Menurut Riyatno, dari beberapa rumah sakit rujukan di sekitar Wonosobo yang telah ia hubungi seperti, RSUD Tidar Magelang, RSUD Prof. Dr. Margono Purwokerto, dan RSUD banyumas, semuanya penuh dan tidak bias menerima pasien.

“Rumah sakit rujukan lini pertama semua penuh, kita masih menunggu informasi dari RSUD KRMT Wongsonegoro. Karena keterbatasan alat yang tersedia, RSUD KRT Setjonegoro tidak bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pasien masih diruang isolasi dan keadaan sekarang membaik,’ jelasnya. Riyatno menambahkan, selain terdapat dua PDP, sampai hari Kamis terdapat 368 orang dalam risiko dengan riwayat perjalanan dari negara atau daerah terjangkit.

Dari 368 orang tersebut Riyatno menyebutkan, 281 tidak timbul gejala covid-19. Selain dua PDP tersebut, terdapat 34 Orang Dalam Pemantauan yang dirawat disejumlah rumah sakit yang ada di Wonosobo.

“Sebelumnya terdapat 85 ODP yang memeriksakan dirinya di Puskesmas maupun Rumah Sakit, namun sampai hari Kamis terdapat 34 orang yang di rawat,” jelasnya.


Adib Annas M

1 Komentar

  1. 758430 953488very very good post, i definitely love this excellent website, keep on it 795987

Tinggalkan Balasan