PCNU Kebumen Tolak Pungutan BOP Covid Madin

KEBUMEN, SM Network – Munculnya desus desus pungutan pada biaya operasional pendidikan (BOP) Covid Madrasah Diniyah (Madin) mendapat sorotan Pengurus PCNU Kebumen.

Pasalnya, mereka selama ini intens mendampingi pencairan dan pembuatan surat pertanggungjawaban (SPJ ) bantuan BOP Madin tahap 4.

“Bahkan cairnya bantuan BOP Covid Madin tahap 4, tidak terlepas dari aspirasi atau usulan pendampingan PCNU Kebumen,” tandas Ketua Tim Pembina Madin PCNU Kebumen KH Saeful Munir, Kamis (11/2).

PCNU Kebumen, kata KH Saeful Munir, juga telah memfasilitasi 109 penerima pada 31 Januari di Pondok Pesantren Tadmainul Qulub yang diasuh KH Ardani. Sejak awal saat sosialisasi pun telah ditegaskan oleh Ketua Tanfidiyah PCNU Kebumen Dawamudin Masdar MAg.

Di mana tidak boleh ada pihak manapun yang memfaatkan bantuan BOP Covid Madin 2021 dengan cara memungut dana administrasi maupun dengan cara mengarahkan belanja kesalah satu rekanan.

“Dana BOP harus utuh dan tidak boleh dibelokan ke manapun, kecuali sesuai keperuntukanya,” jelas KH Saeful Munir.

Jika benar isu yang ada mengarah pada upaya memanfaatkan bantuan tersebut, kata KH Saeful Munir, PCNU Kebumen akan melaporkan kepada aparat penegak hukum.

Lebih lanjut, turunya bantuan tersebut merupakan momentum sert wujud kepedulian pemerintah terhadap Madin di Kebumen. Sehingga, harus diafirmasi dengan cara pendampingan secara transparan dan akuntabel.

Hal senada disampaikan Ketua LBHNU PCNU Kebumen Toha Masrur SH yang mengendus adanya aroma tidak bagus dari oknum tertentu yang akan memanfaatkan dan numpangi bantuan tersebut dengan berbagai dalih. Modusnya dengan mengambil pungutan atau mengarahkan belanja ke rekanan dan jual jasa SPJ. “Kami dari LBHNU Kebumen akan proaktif melakukan pengawasan jika ada oknum yang ingin memainkan bantuan BOP Covid Madin,” tandas Masrur.

Tinggalkan Balasan