Pasca Libur Idul Fitri Pelayanan Kembali Normal

TEMANGGUNG, SM Network – Sejak merebaknya wabah Covid-19, Pemerintah Kabupaten Temanggung memutuskan untuk tidakk lagi menggunakan absensi sistem “finger print” atau pindai sidik jari. Karena hal itu rawan terjadi penularan virus, sehingga untuk sementara dialihkan dengan menggunakan absensi manual, namun demikian hal itu tidak mengurangi tingkat kehadiran masuk kerja pasca libur Idul Fitri.

Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung, Harry Agung Prabowo mengatakan, sejak hari pertama masuk kerja usai libur Idul Fitri 1441 Hijriyah, Selasa (26/5) sampai Rabu (27/5), tingkat kehadiran pegawai cukup tinggi. Sehingga pelayanan kepada masyarakat Kembali optimal, walaupun di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Hari ini merupakan hari kedua masuk kerja lebaran. Kami minta absensi manual kehadiran para ASN dan laporan masuk sementara hingga siang hari ini hampir 95 persen hadir. Tapi kami masih terus melakukan pemantauan dan menunggu laporan beberapa OPD lagi,”ujarnya disela pemantauan di lingkungan Setda dan Kecamatan, Rabu (27/5).

Menurut Agung, pemerintah sudah tidak menetapkan ada cuti Bersama Hari Raya Idulfitri tahun ini. Libur nasional hanya pada saat perayaan hari raya idulfitri, yaitu pada hari Minggu (24/5) dan Senin (26/5), lalu pada hari selasa (26/5) sudah harus bekerja Kembali seperti biasa.

Disinggung terkait beberapa ASN yang masih melaksanakan Work From Home (WFH), dia menjawab, memang Pemerintah Kabupaten Temanggung menerapkan sistem kerja bergantian (WFH) namun demikian nanti akan dikaji kembali dan akan diperjelas. Di mana jumlah pegawai work from home separo dari yang bekerja dari total sekitar 6.000 ASN yang juga dikurangi guru sebab saat ini masih libur.

“Untuk menindak lanjuti kebijakan tersebut Pemerintah Derah melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), bersama tim penegak disiplin pegawai yang terdiri dari Inspektur Kabupaten dan Asisten Administrasi melakukan pemantauan terhadap tingkat kehadiran pegawai melalui laporan absensi manual,”katanya.

Kepala BKPSDM Kabupaten Temanggung Teguh Suryanto, mengatakan, pelayanan pemerintah harus tetap berjalan, dan kepala perangkat daerah juga wajib mengawasi dan membina pegawainya untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai aturan. Walaupun diakuinya hal itu tetap dilakukan dalam batas tertentu dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan pencegahan Covid-19.

“Apabila ada ASN yang tidak hadir tanpa alasan, itu merupakan tanggungjawab atasan untuk menyikapinya sesuai aturan yang berlaku. Yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang sanksi bagi pegawai tidak disiplin, dan aturan sudah diatur secara berjenjang,”tandasnya.


Raditia Yoni Ariya

6 Komentar

  1. Like!! Thank you for publishing this awesome article.

  2. I am regular visitor, how are you everybody? This article posted at this web site is in fact pleasant.

  3. Your site is very helpful. Many thanks for sharing!

  4. 521140 326894Just added this blog to my favorites. I enjoy reading your blogs and hope you maintain them coming! 758257

  5. 893766 290100I visited lots of web site but I conceive this one holds something special in it in it 222774

Tinggalkan Balasan