Pasar dan Toko Di Purworejo Tetap Buka, Pengunjung Harus Prokes Ketat

PURWOREJO, SM Network – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo tidak sepenuhnya menjalankan perintah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait gerakan “Di Rumah Saja” pada Sabtu-Minggu, (6-7), untuk memutus mata rantai transmisi dan menekan penyebaran Covid-19.

Bupati Purworejo RH Agus Bastian melalui Kepala DINKUMP Purworejo malah membuat surat edaran yang intinya tidak ada penutupan pasar dan toko.

Dalam surat itu disebutkan, pasar daerah/desa, distributor dan gudang yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat dapat beroperasi 100 persen, dengan mematuhi ketentuan pengaturan operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Kegiatan pusat pembelanjaan/supermarket/minimarket berjejaring dan pertokoan, dapat beroperasi dengan melakukan pembatasan operasional hingga pukul 20.00 WIB, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. Sedangkan jumlah pengunjung PKL dibatasi maksimal 5 orang pada saat bersamaan.

Pengelola pasar daerah, pasar desa dan para pelaku usaha diminta mengimbau pengunjung, agar sesegera mungkin meninggalkan lokasi usaha apabila kebutuhan telah tercukupi. Juga diminta bersama-sama menyukseskan gerakan 5M.

Bupati Purworejo RH Agus Bastian usai peresmian 17 proyek di Pasar Purworejo menyatakan memperbolehkan bepergian jika memang penting.

“Purworejo dalam zona oranye. Jadi masih ada ruang gerak. Namun imbauan kepada seluruh warga untuk tetap tinggal di rumah juga kita lakukan. Jadi kalau misalnya butuh belanja ke pasar ya boleh. Kalau pasarnya tutup ya bagaimana untuk menutup kebutuhan sehari-hari,” kata Bupati

Menurut Agus, masyarakat boleh pergi asal penting. Tapi kalau tidak penting, diharapkan masyarakat tetap di rumah saja. Selain itu, masyarakat wajib melakukan prokes dengan 5M. Yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Sementara itu, sejumlah pedagang ketika ditemui mengakui senang karena di Purworejo tidak diperlakukan penutupan pasar dan toko modern. Pedagang tetap bisa berjualan dengan mentaati protokol kesehatan.

“Saya senang tidak ada penutupan pasar jadi kita tetap berjualan,'” kata Sutaryo (50) pedagang telur di Pasar Baledono ini.

Tinggalkan Balasan