Pariwisata dan Pendidikan Pilar Ekonomi DIY

YOGYAKARTA, SM Network – Pariwisata merupakan salah satu pilar ekonomi DIY yang bersama pendidikan memberi kontribusi 65 persen pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Keduanya merupakan lokomotif perekonomian DIY.

Hal itu terungkap dalam webinar nasional yang bertajuk ”Sinergi Reaktivasi Pariwisata DIY di Era New Normal Sebagai Jangkar Perekonomian Daerah”, kemarin. Diskusi rutin tersebut merupakan kerja sama Kantor Perwakilan BI DIY, Pemda DIY, ISEI DIY dan GIPI DIY. Forum dihadiri 986 peserta yang merupakan perwakilam dari berbagai lembaga termasuk perguruan tinggi dan pelaku pariwisata dari seluruh Indonesia.

Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X mengatakan kebijakan reaktivasi pariwisata di DIY mempertimbangan kepentingan kesehatan dan ekonomi.

”Harus ada keseimbangan antara wareg (kenyang) dan waras (sehat),” tegas Sultan. Ia berharap tahun depan kondisi akan membaik sehingga perekonomian masyarakat dapat bangkit kembali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Parekraf, Wisnuthama Kusubandio dalam kesempatan itu menjelaskan Kementerian Parekraf telah menerapkan kebijakan dan strategi pemulihan serta pengembangan pariwisata dari mass tourism ke quality tourism. Di samping itu, pemerintah memberikan fasilitas Program Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability) gratis kepada pelaku pariwisata di seluruh Tanah Air. Program Sertifikasi CHSE sebagai salah satu strategi menghadapi masa adaptasi kebiasaan baru di sektor parekraf.

”Reaktivasi sektor pariwisata di DIY harus memperhatikan keseimbangan ekonomi dan kesehatan (protokol kesehatan 3M). Selain itu perlu strategi kebijakan dari mass tourism menuju quality tourism. Perlu dukungan infrastruktur, kelembagaaan dan sinergi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota untuk menuju quality tourism di DIY. Edutourism dan Health Tourism mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan di era new normal,” papar Sekretaris ISEI Yogyakarta, Y Sri Susilo yang menyimpulkan hasil seminar daring.

Tinggalkan Balasan