Panwaslu Adhoc Sleman Bebas Covid-19

SLEMAN, SM Network – Semua anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) adhoc di Kabupaten Sleman dipastikan bebas dari Covid-19. Keseluruhan 242 orang Panwaslu adhoc telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Kendati awalnya sebanyak tujuh orang sempat dinyatakan reaktif saat rapid test, namun hasil swab test menunjukkan negatif. “Mereka yang reaktif ketika rapid test sudah melakukan test swab sebanyak dua kali di RSUD Sleman. Semua dinyatakan negatif dari Covid-19,” kata anggota Bawaslu Kabupaten Sleman Vici Herawati, Minggu (26/7).

Setelah dipastikan bebas dari virus corona, Panwaslu adhoc kembali bertugas melakukan pengawasan Pilkada 2020. Rapid test serentak yang diadakan beberapa waktu lalu merupakan tindak lanjut instruksi Ketua Bawaslu RI. Tes menyasar semua jajaran Pengawas Pemilu dan sekretariat mulai dari tingkat kabupaten sampai dengan desa.

Saat rapid test, tujuh anggota Panwaslu adhoc yang terdiri dari dua Panwaslu kecamatan dan lima Panwaslu desa, menunjukkan hasil reaktif. Setelah kedapatan reaktif, satu orang dikarantina di Asrama Haji sedangkan tujuh lainnya menjalani karantina mandiri sesuai dengan prosedur yang ditetapkan Dinas Kesehatan.

“Karena ketujuh orang tersebut telah dinyatakan negatif, dan 197 Pengawas Pemilu yang lain dinyatakan non-reaktif, maka tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk menolak Pengawas Pemilu,” tegas Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman M Abdul Karim Mustofa.
Penyelenggaraan Pilkada 2020 saat ini masih dalam tahap pencocokan dan penelitian (coklit) yang berlangsung hingga 13 Agustus mendatang. Terkait pelaksanaan tahapan ini, Bawaslu Sleman membuka posko aduan data pemilih dimana masyarakat dapat melaporkan dugaan pelanggaran.


Amelia Hapsari

Tinggalkan Balasan