Pangdam Letakkan Batu Pertama Pembangunan Makodim 0709 Kebumen

KEBUMEN, SM Network – Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari meletakkan batu pertama pembangunan Makodim 0709 Kebumen, Rabu (10/2). Dari desain yang ada terlihat bangunannya berbeda dengan Makodim lainnya.

Selama ini Kodim Kebumen tidak memiliki kantor. Bangunan yang ditempati di Kelurahan Panjer, Kebumen, diketahui milik Pemprov Jateng. “Jadi ini sejarah baru Kodim Kebumen punya kantor,” tegas Pangdam Bakti didampingi Bupati Kebumen Yazid Mahfudz usai peletakan batu pertama pembangunan Makodim di Jalan Lingkar Selatan Kebumen itu.

Pangdam Bakti menyebut bangunan Makodim Kebumen yang baru nanti berbeda dengan Kodim lainnya. Hal itu disampaikan Pangdam Bakti setelah melihat gambar desain bangunannya bersama Bupati dan Forkominda. Tampak pula Sekda Ahmad Ujang Sugiono.

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada Bupati Yazid yang menghibahkan tanah negara milik pemkab untuk Makodim Kebumen. Sehingga penganggarannya bisa dilakukan oleh TNI AD.

Tahun lalu, jelas Pangdam Bakti, Bupati Yazid juga telah bertemu langsung dengan KASAD guna merencanakan pembangunan tersebut. Hingga kemudian direalisasikan tahun ini. Rencananya, akhir 2021 pembangunan Makodim selesai. Namun Pangdam Bakti menyebut belum seluruh fasilitas dilengkapi.

Mengingat banyak anggaran terfokus pada pandemi Covid-19. Fasilitas yang ada antara lain mushola dan rumah dinas Dandim yang kini dijabat oleh Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang. Pihaknya berharap pembangunannya tidak ada kendala.

Diungkapkan lebih lanjut, keberadaan Makodim di samping Terminal Kebumen itu memperluas kawasan kota. Terlebih, lokasi sebelah Timurnya, sekitar 500 meter, akan dibangun pintu keluar tol Cilacap – Yogyakarta. “Saya optimistis, pusat kota berpotensi bergeser ke sini,” imbuh Pangdam Bakti.

Bupati Yazid Mahfudz dalam kesempatan itu menyampaikan, dengan dibangunnya Makodim yang baru, tugas TNI ke depan diharapkan lebih baik. Pihaknya yang menghibahkan tanah negara kepada TNI AD itu mengaku perihatin terhadap Kodim Kebumen yang tidak memiliki kantor.

“Prosedurnya sudah ditempuh. Ketentuannya yaitu tanah negara boleh dihibahkan untuk kepentingan pendidikan dan pertahanan. Dan ini tanah negara untuk negara,” terangnya.

Tinggalkan Balasan