Pandemi Korona, Pabrik Kurangi Pembelian Tembakau Petani

TEMANGGUNG, SM Network – Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq mengatakan, pandemi korona kini telah berdampak pada sektor pertembakauan, di mana pihak pabrikan rokok telah menyatakan, meski tetap akan melakukan pembelian namun kuantitasnya akan diturunkan.

“Pada musim tembakau tahun 2020 ini, meski belum memasuki mana panen namun pihak pabrikan rokok besar meski mengaku tetap akan membeli tapi jumlahnya turun atau dikurangi. Dua pabrikan besar itu PT Djarum Kudu, dan PT Gudang Garam Kediri. Hal ini terjawab setelah saya menelpon pihak pabrikan tersebut,”ujarnya, kemarin.

Disebutkan Hadik, Direktur Pembelian PT Djarum Kudus yang ditelponnya mengaku pembelian Djarum untuk tembakau Temanggung tahun ini kuotanya turun sekitar 20 persen, atau hanya sekitar 3.500 ton. Biasanya PT Djarum bisa membeli sekitar 4.500 ton atau lebih.

“Kalau untuk Gudang Garam meski telah menyatakan akan mengurangi kuota pembelian, namun berapa pastinya mereka masih melakukan perhitungan. Selain kehati-hatian, mereka juga mengeluhkan, pasaran rokok kretek juga turun karena terdampak korona ini,”katanya.

Bupati pun meminta kepada para petani tembakau untuk bisa memprediksi keadaan sedari sekarang. Setelah adanya isyarat tersebut musti memikirkan apa yang harus dilakukan dan perlu adanya kehati-hatian dalam melangkah.

Salah satunya adalah dengan menjaga kualitas tembakau asli Temanggung. Jangan mencampur dengan tembakau luar seperti terjadi pada tahun-tahun sebelumnya sehingga justru merugikan karena akan mengurangi kualitas tembakau. Jika ada campuran tentu pihak pabrikan pun akan enggan untuk membeli sehingga malah akan mempersulit petani sendiri.

Buhaeri (56), petani tembakau lereng Sindoro menuturkan, saat ini petani khususnya wilayah atas memang telah mulai menanam tembakau. Meski ada kekhawatiran akan dampak korona namun pihaknya tetap berharap sektor tembakau bisa tetap bertahan.

“Khawatir sih memang ada, tapi mau bagaimana lagi, biar dapur tetap bisa ngebul maka tetap tanam tembakau sebagaimana tahun-tahun lalu. Kita akan mempertahankan kualitas tembakau asli Temanggung biar harganya juga masuk kita tetap dapat untuk jika memang pihak pabrikan tidak membeli sebanyak tahun-tahun lalu,”katanya.


Raditia Yoni Ariya

Tinggalkan Balasan