Pandemi Corona, Tetap Lakukan Pekerjaan

WONOSOBO,SM Network – Merebaknya virus Corona disejumlah daerah di Indonesia membuat Pemerintah mengimbau masyarakat untuk melakukan pekerjaan di rumah. Namun, hal tersebut tidak mudah dilakukan mengingat banyak pekerjaan informal yang mengharuskan mereka terjun kejalan untuk memenuhi isi perut mereka.

Seperti halnya Arif Priyanto, salah satu driver ojek online (Ojol) di Kabupaten Wonosobo. Bukan karena membangkang imbauan pemerintah, namun dirinya beserta ribuan ojol lain tidak ada pilihan lain untuk tetap menjalankan pekerjaanya. Rasa khawatir selalu menyelimuti mengingat banyak interaksi dengan orang baru yang tentu harus diminimalisir mengingat Wonosobo merupakan Kabupaten yang sudah masuk zona merah.

Minimnya alat perlindungan diri seperti masker dipasaran juga dikeluhkan dirinya, terlebih banyak penimbun masker yang mematok harga tidak wajar sehingga memberatkan driver ojol untuk membeli. Tak hanya itu, kebijakan sosial distancing yang dikeluarkan pemerintah juga membuat pendapatan Ojol menurun drastis.

“Banyak penimbun masker yang menawarkan harga tidak wajar, sedangkan kami harus selalu memakai masker karena sering berinteraksi dengan orang baru. Ditambah penghasilan kami menurun drastis karena ada kejadian ini. Kami mohon pihak kepolisian untuk menindak penimbun masker yang sering menawarkan daganganya di sosial media,” pintanya.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus, banyak driver ojol yang kini mengenakan masker kain yang sudah mulai banyak yang menjual. Selain itu, 68 rumah makan yang telah bekerjasama dengan penyedia jasa ojol juga sudah menyediakan tempat cuci tangan dan membatasi 10 antrean.

Seperti halnya Arif, salah satu pedagang di Pasar Induk Wonosobo, Mutinah juga mengaku tidak ada pilihan lain meski dihantui rasa takut tertular virus tersebut. Dengan menutup setengah wajah mengenakan kerudung yang ia kenakan, Mutinah mengeluh kini pasar semakin sepi pengunjung.

Selain itu dirinya juga harus tetap bekerja di Pasar meskipun ia sadar ancaman bisa datang kapan saja. Meski tidak memiliki masker akibat kelangkaan yang ada, dirinya mengenakan kerudung yang ia pakai sehari-hari.

Sementara itu, belum ada kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo di sektor pekerja informal, Sejumlah pasar yang ada di Wonosobo juga masih tetap beroperasi. Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo mengatakan, sementara belum ada kebijakan untuk menutup sejumlah pasar mengingat dampak yang akan ditimbulkan.


Adib Annas M

2 Komentar

  1. 419819 636149 very nice post, i definitely really like this web site, keep on it 135202

  2. 45327 947810Good to be visiting your blog once much more, it continues to be months for me. Nicely this post that ive been waited for so lengthy. I want this post to total my assignment in the university, and it has very same subject together with your post. Thanks, terrific share. 321461

Tinggalkan Balasan