Paguyuban Tionghoa Wonosobo Gotong Royong Bantu Warga Terdampak COVID 19

WONOSOBO, SM Network – Di tengah terus bertambahnya kasus positif COVID 19 di Kabupaten Wonosobo, yang hingga Minggu (10/5) tercatat mencapai 54 kasus, kepedulian sejumlah elemen masyarakat pun terlihat tak surut. Salah satunya terlihat ketika paguyuban warga Tionghoa Wonosobo menyerahkan 669 paket berisi bahan pokok bagi warga terdampak pandemi virus korona di Kelurahan Wonosobo Barat, Minggu (10/5).

Joni Kusuma selaku koordinator paguyuban warga Tionghoa menyampaikan keprihatinan dan simpati untuk warga di wilayah Wonosobo Barat yang terdampak pandemi COVID19, sehingga mereka berinisiatif untuk bergotong royong mengumpulkan donasi dan diwujudkan dalam bentuk bahan pokok.

“Bantuan berupa sembako dalam paket sejumlah 669 yang kami salurkan hari ini di wilayah Kelurahan Wonosobo Barat, adalah hasil dari gotong royong warga paguyuban, sebagai wujud kepedulian kepada saudara kami yang terdampak pandemi wabah korona,” ungkap Joni.

Menanggapi kepedulian warga Tionghoa yang diwujudkan dalam bentuk paket bahan pangan pokok tersebut, Lurah Wonosobo Barat, Sugiyantoro mengaku sangat berterimakasih dan bersyukur. “Di tengah suasana prihatin yang hari ini kita bersama sama rasakan, adanya kepedulian dari sesama saudara tentu sangat menggembirakan dan layak kita apresiasi,” kata Sugiyantoro.

Kepada warga di 13 RW yang telah diusulkan sebagai penerima bantuan, ia juga meminta untuk tetap optimis menghadapi pandemi, dengan memaksimalkan peran dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus korona. “Semoga dengan kesungguhan ikhtiar dan doa kita semua, pandemi COVID 19 ini segera berlalu, kita diberikan kesehatan dan kehidupan bisa kembali berjalan normal seperti sebelumnya,” tandasnya.

Senada, Camat Wonosobo Suratman juga menyebut munculnya kepedulian dari berbagai elemen masyarakat benar benar telah membantu pemerintah dalam mencegah meluasnya dampak pandemi. “Terlebih saat ini bantuan dari pemerintah juga belum bisa disalurkan karena masih dalam proses sinkronisasi dan validasi data,” terangnya.


Adib Annas M/Adv

Tinggalkan Balasan