SM/Hafidz Kurnia - BUDIDAYA TAWON : Pekerja di tempat budidaya Omah Klanceng Desa jelok, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo sedang mengecek sarang lebah klanceng untuk mengetahui berapa banyak madu yang dihasilkan.

PURWOREJO, SM Network – Dengan adanya pandemi Covid-19 yang sudah melanda selama setahun lebih ini, tidak membuat usaha madu lebah trigona atau yang biasa disebut tawon klanceng menurun. Justru sejak adanya pandemi omset dari usaha madu tawon klanceng cenderung mengalami tren kenaikan.

Kenaikan omset tersebut dirasakan oleh Imam Prayodi (34) pemilik usaha Omah Klanceng yang berada di Desa jelok, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Usaha tersebut dijalankan dengan bekerjasama dengan kelompok tani desa setempat.

“Saat awal-awal memulai usaha pada tahun 2018 omset perbulan hanya sekitar Rp 10 juta, sedangkan setelah pandemi, dilihat dari bulan Januari dan Februari kemarin, bulan Januari saja omsetnya Rp 24 juta sedangkan Februari meningkat menjadi Rp 26 juta, pokoknya kalau dihitung-hitung peningkatan dari sebelum pandemi dan setelah pandemi meningkat sekitar 300% omsetnya,” ucap Imam pada Minggu(14/3).

Menurutnya, peningkatan tersebut terjadi dikarenakan pada saat pandemi banyak orang menjaga imunitas dan melakukan gaya hidup sehat agar terhindar dari Covid-19. Madu klanceng sendiri memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh terutama untuk menjaga imunitas apalagi dikala pandemi Covid-19 yang sedang melanda. Sehingga banyak orang membeli madu klanceng guna menjaga imunitas tubuh mereka.

Pemasaran, lanjutnya, dilakukan melalui beberapa platform online yaitu instagram, facebook dan youtube yang dikelola oleh Omah Klanceng. Dirinya juga mengaku telah memiliki pelanggan tetap yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.
Disampaikan, dirinya juga membuka pelatihan bagi para pemula yang ingin belajar tentang budidaya tawon klanceng. Dirinya membuka pelatihan melalui aplikasi zoom meeting, pelatihan terdiri dari pelatihan gratis dan berbayar.

“Ada beberapa paket pelatihan yang kami sediakan, ada pelatihan gratis melalui zoom dan juga ada yang berbayar. Untuk pelatihan berbayar ada beberapa paket pelatiahan dari mulai paket gold sampai paket biasa. Untuk peket gold nantinya selain pelatihan akan dilakukan juga pendampingan,” ungkapnya.


Dijelaskan, kelebihan budidaya tawon klanceng dibanding tawon lain, selain tidak menyengat, hasil dari budidaya tawon klanceng ini tidak hanya madu saja, tetapi juga ada pollen (Serbuk sari), madu pollen (Campuran Madu dan Polen) dan propolis. Khasiat madunya juga


Dikatakan, ditempat budidaya Omah klanceng terdapat 6 jenis dari 57 jenis lebah klanceng atau trigona yang tersebar diseluruh Indonesia. Untuk tawon yang dikembangkan di Omah klanceng hanya tiga jenis sedangkan yang tiga lainnya untuk edukasi bagi peserta pelatihan.