Seluruh Anggota Keluarga ODP Sleman Terima Jadup Rp 45.000 Per Hari

SLEMAN, SM Network -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyiapkan anggaran bantuan jaminan hidup (jadup) bagi pasien positif Covid-19, pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang dalam pemantauan (ODP) kriteria miskin atau rentan miskin yang sudah masuk isolasi.Surat edaran terkait kebijakan ini telah disampaikan kepada seluruh camat dan kepala desa.

Nantinya, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat desa yang akan menyalurkan bantuan jadup tersebut. “Pemberian jadup ini adalah langkah penguatan upaya penanganan penyebaran Covid-19. Bentuknya berupa uang maksimal Rp 45.000 per jiwa tiap hari selama masa isolasi paling lama 14 hari, dan diberikan kepada seluruh anggota keluarga,” terang Sekda Sleman Harda Kiswaya, kemarin.

Pemberian jadup ini melalui mekanisme Jaring Pengaman Sosial (JPS). Jumlah penerima bantuan nanti mengacu pada data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman. Selain ODP miskin atau rentan yang sudah terdaftar maupun belum, jadup juga akan diberikan kepada ODP pendatang asalkan masuk kategori warga miskin atau rentan.

Adapun alurnya, data yang dikeluarkan Dinkes akan diterima oleh Dinas Sosial (Dinsos) kemudian diserahkan kepada Gugus Tugas Tingkat Kecamatan dan Desa. Sebelum disalurkan, petugas akan terlebih dulu memastikan bahwa pasien atau PDP atau ODP bersangkutan masih melakukan isolasi mandiri.Setelahnya, akan ada verifikasi dan validasi data ODP yang layak dibantu serta mendata jumlah jiwa yang ikut isolasi.

Tahap berikut adalah mengusulkan bantuan yang sudah disiapkan. Syaratnya, daftar penerima jadup harus memperoleh rekomendasi dari camat dan kepala desa.Juru Bicara Pemkab Sleman untuk Penanganan Covid-19, Shavitri Nurmala Dewi menambahkan, dalam proses ini, Dinsos tidak menunggu pemohonnya datang melainkan mengacu data Dinkes dan permohonan JPS dari Gugus Tugas Desa.

“Gugus Tugas Desa yang akan membelanjakan jadup dan menyerahkan ke penerima,” jelasnya.Saat ini, Pemkab masih mendata jumlah warga yang berhak menerima bantuan jadup. Ploting kebutuhan anggarannya juga masih dalam proses penghitungan.


Amelia Hapsari

Tinggalkan Balasan