SM/Arif Widodo - IKUTI RAPAT : Perwakilan OPD terkait mengikuti rapat di ruang pimpinan DPRD Kebumen, Rabu (18/3).

KEBUMEN, SM Network – Orang dalam pemantauan (ODP) penyebaran virus corona telah mencapai 380 orang. Rapat pun digelar mendadak dengan melibatkan pihak terkait di DPRD Kebumen, Rabu (18/3). Rapat di ruang pimpinan Dewan itu dipimpin Ketua DPRD Kebumen Sarimun dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Arif Sugiyanto.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kebumen Dwi Budi Satrio yang juga mengikuti rapat tersebut menyampaikan, ODP yang terdata itu terus dipantau dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk petugas pelayanan kesehatan yang berada di kecamatan. Dijelaskan Budi, selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan vitamin terhadap ODP guna menjaga daya tahan tubuh agar kondisinya semakin membaik. “Kita pantau satu masa inkubasi juga diberikan vitamin,” imbuhnya.

Mengenai status ODP tersebut, pada prinsipnya, apabila seseorang diketahui memiliki riwayat perjalanan ke suatu daerah pandemi virus corona. Selain itu seseorang telah melakukan kontak dengan orang yang berisiko terpapar corona. “Kalau ada hal semacam itu baru dimasukan sebagai ODP,” jelasnya.

Sebagian dari mereka diketahui baru melakukan perjalanan dari Bali. Dikatakan Budi, untuk sistem pemantauan menerapkan pola surveillance migrasi dengan strategi dimana seseorang yang diketahui terdapat indikasi tersebut maka petugas kesehatan langsung menemuinya dan dipantau melalui komunikasi.

“Setiap mereka yang pulang dari tempat itu langsung ditemui petugas kemudian saling tukar nomor WA. Setiap hari kita pantau lewat WA kemudian ditanya mengenai kondisi terakhir,” paparnya.

Jadi Kendala Meski demikian, diliburkannya aktifitas di lembaga pendidikan menjadi kendala tersendiri dalam pencegahan penyebaran virus corona. “Yang sulit, terdapat mahasiswa yang berada di tempat berisiko misalnya dijemput orang tua, itu yang kita khawatirkan dan kita tidak bisa kontrol,” ucap dia.

Upaya penanganan virus corona ini, terdapat tahapan yang dilakukan oleh pihaknya bersama tim. Pertama memprioritaskan penanganan di pelayanan kesehatan termasuk di Puskesmas yang notabene sebagai pelayanan kesehatan terdekat.

Kemudian memberikan sosialisasi mengenai virus corona sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Lebih dari itu, treatmen pencegahan dilakukan screning terhadap masyarakat yang berada di pusat pelayanan publik. “Di Stasiun telah dilakukan screning 14.000 orang dan itu tidak mengarah ke corona,” terangnya.

Sementara Ketua DPRD Kebumen Sarimun meminta kepada Pemkab Kebumen agar peka dan responsif dalam menghadapi permasalahan ini. Ia juga mengajak kepada semua sektor untuk bersinergi menangkal penyebaran virus corona.

“Marilah kita serius menangani ini, kita fokus biar masyarakat merasa aman dan nyaman,” tandasnya. Wakil Bupati Arif Sugiyanto menandaskan, pemkab serius menanganinya dan meminta masyarakat agar tidak panik. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk melaksanakan pola hidup sehat,” imbuhnya.


Arif Widodo

2 KOMENTAR