Obwis di DIY Tetap Buka, Protokol Diperketat

SLEMAN, SM Network – Mencermati perkembangan situasi pandemi Covid-19 yang angka kasusnya cenderung meningkat akhir-akhir ini, pengelola objek wisata dan pengunjung diminta lebih waspada.┬áDinas Pariwisata (Dispar) DIY sampai saat ini belum mengambil kebijakan menutup destinasi wisata. Hanya saja, implementasi protokol kesehatan harus lebih diketatkan terutama di objek yang berpotensi menarik banyak wisatawan seperti pantai.

“Dari sisi kebijakan tetap sama tapi kami minta protokol diperketat, meski sebelumnya juga tidak ada kelonggaran,” kata Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo, Selasa (22/9).

Beberapa kebijakan yang dimaksud antara lain pembatasan kapasitas wisatawan maksimal 50 persen saat masa uji coba operasional terbatas, dan mengharuskan wisatawan dari zona merah membawa surat rapid test dengan hasil negatif. Sampai sekarang pun, pengelola objek wisata dilarang menerima rombongan wisatawan dalam jumlah besar.

“Sementara ini hanya menerima wisatawan self traveler, keluarga atau komunitas kecil,” imbuh Singgih.

Meski sudah mulai menggeliat, kondisi pariwisata belum sepenuhnya pulih. Aplikasi Visiting Jogja mencatat, angka kunjungan wisatawan saat week day rata-rata 5.000-6.000 orang sedangkan week end berkisar 20.000-40.000 orang.

Wisatawan lokal DIY masih mendominasi disusul pengunjung dari daerah lain seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.Data kunjungan itu tercatat dari 90-an destinasi pada Visiting Jogja yang telah terverifikasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat kabupaten/kota.

“Pendataan lewat Visiting Jogja terus ditingkatkan. Wisatawan didorong untuk melakukan reservasi secara online, atau bisa on the spot dengan dibantu pengelola,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan