Nama Bagus Panuntun Jadi Semangat Tingkatkan Pelayanan RSUD Tidar

MAGELANG, SM Network – Drs H A Bagus Panuntun resmi menjadi nama gedung 8 lantai RSUD Tidar Kota Magelang setelah sebelumnya bernama Gedung Anggrek. Pemberian nama ini sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa Wali Kota Magelang periode 1979-1984 itu.

Peresmian ditandai dengan tanda tangan prasasti dan potong tumpeng oleh Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito dan disaksikan langsung oleh 4 anak dan keluarga almarhum Drs H A Bagus Panuntun, di halaman depan gedung tersebut, Sabtu (13/2).

Turut hadir seluruh dokter, kepala OPD, sejumlah pejabat dan civitas hospitalia RSUD Tidar Kota Magelang.

“Bagus Panuntun adalah pemimpin yang memiliki pemikiran-pemikiran visioner untuk memajukan Kota Magelang. Termasuk ingin menjadikan kota ini sebagai Kota Jasa, yang sudah terwujud saat ini. Kalau dulu jadi kota transit, tapi sekarang jadi kota tujuan. Kita memiliki jasa pelayanan yang bagus dari pendidikan, sampai kesehatan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, Gedung Bagus Panuntun ini disebut sebagai gedung tertinggi di Kota Magelang saat ini. Sigit pun berharap adanya gedung dengan berbagai fasilitas ini menambah kualitas dan profesionalitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Berbagai fasilitas di gedung baru ini diharapkan RSUD Tidar bisa setara, atau bahkan lebih baik, dari rumah sakit-rumah sakit swasta. “Layani dengan baik, senyum. Rakyat tidak berlebih, ada pasien datang disambut senyum itu menyembuhkan,” katanya. 

Direktur RSUD Tidar Kota Magelang dr Adi Pramono menjelaskan, gedung Bagus Panuntun merupakan proyek yang dikerjakan secara multiyears pada tahun 2018-2019. Total dana yang dikeluarkan untuk membangun gedung monumental ini sebesar Rp 85 miliar yang bersumber dari APBD Kota Magelang 2018 dan 2019.

Gedung yang mulai operasional pada 1 Februari 2020 ini dipergunakan untuk pelayanan rawat jalan dan pelayanan penunjang. Gedung ini dilengkapi lift dan eskalator. Adapun pemanfaatan masing-masing lantai antara lain basement area parkir, lantai 1 untuk informasi, pendaftaran radiologi dan laboratorium, dan instalasi radiologi. Lantai 2 poli syaraf, neuro, instalasi rehab medik, pelayanan visum, kasir dan kantor kas Bank Jateng.

Lantai 3 poli anak, obsgyn, kulit dan kelamin, mata dan jantung. Lantai 4 untuk poli penyakit dalam, bedah, THT, saraf dan gigi. Lantai 7 untuk instalasi laboratorium patologi klinik dan patologi anatomi.
“Untuk tahun anggaran 2021 direncanakan penyempurnaan lantai 5, 6, dan 8 dengan pagu anggaran senilai Rp 16 miliar, jangka waktu pelaksanaan 8 bulan,” jelasnya.

Adapun pada lantai 5 rencananya akan digunakan untuk aula, lantai 6 untuk poli VIP (poli penyakit dalam, anak, obsgyn, jantung, bedah umum dan saraf) dan lantai 8 untuk aula dan perkantoran.
Sementara itu, putra pertama almarhum Bagus Panuntun, Cahyo Raharjo Edi Wibowo mengaku, pihak keluarga merasa terhormat dan berterimakasih kepada Pemkot Magelang yang telah mengabadikan nama Drs H A Bagus Panuntun untuk gedung 8 lantai RSUD Tidar.

“Ini kebanggaan bagi keluarga besar Bagus Panuntun. Semoga gedung ini bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dengan kualitas yang baik, khususnya untuk warga Kota Magelang dan sekitarnya,” tuturnya.

Semasa hidup, kata Cahyo, ayahnya sangat mencintai Kota Magelang. Salah satu cita-cita almarhum yang pernah disampaikan oleh putra-putrinya adalah menginginkan Kota Magelang menjadi kota jasa dengan fasilitas yang baik.

“Cita-cita itu karena letak Kota Magelang sangat strategis, penyangga kota besar Semarang dan Yogyakarta,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan