SM/M Nur Chakim - Bupati terpilih Afif Nur Hidayat (kiri) Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo (kanan) membuka acara pembentukan pemngurus BADQO wonosobo masa bhakti 2021-2025

WONOSOBO, SM Network – Pengurus Badan Koordinasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (BADQO TPQ) Wonosobo gelar Musyawarah Daerah (Musda) V sekaligus pembentukan pengurus masa bhakti 2021-2025 di rumah makan pibee Sabtu (26/12).

Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus BADQO LPQ Provinsi Jawa tengah, bupati terpilih Afif Nur Hidayat, Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo pengurus lama, dan pengurus tiap kecamatan yang ada di wonosobo.

SM/M Nur Chakim – Acara Musda dan pembentukan pengurus BADQO Wonosobo masa jabatan 2021-2025

Acara dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. Sekretaris umum BADQO Wonsoobo Nur Farid Mengatakan kegiatan ini adalah kegiatan evaluasi dan pembentukan pengurus periode baru. ” Karena ini adalah purna masa bhakti kita, kita melakukan pemilihan untuk pengurus yang baru,” katanya.

Dikatakan Nur Farid, selain pembentukan pengurus, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemilihan ketua BADQO Wonosobo untuk periode 2021-2025 mendatang. Dijelaskan lebih lanjut mekanisme pemilihan ketua menggunakan dua opsi pemilihan yaitu penetapan bersama dan pemilihan langsung. Menurutnya pengurus sepakat menggunakan opsi rekomendasi dari pengurus tiap kecamatan.

” Jadi ada dalam peraturan kita itu ada dua opsi. Jika rekomendasi dari kecamatan tersebut cenderung satu orang, maka kita tetapkan. Tetapi kalau merekomendasikan lebih dari satu, maka kita lakukan pemilihan,” kata Nur Farid.

Hasil rekomendasi dari semua pengurus kecamatan menetapkan Sholeh Rosyadi kembali menjadi Ketua Badko TPQ Wonosobo. ” Sehingga pemilihan pemilihan secara aklamasi menetapkan beliau untuk menjadi ketua,” imbuhnya.

Dijelaskan, untuk menujang kemajuan dan perkembangan di masa yang akan datang, dalam kesempatan tersebut seluruh pengurus BADQO kecamatan diberikan perangkat administrasi berupa laptop. ” Kita memberikan kenang-kenangan berupa laptop dengan tujuan memberikan alat sebagai pengolah administrasi demi kemajuan dimasa mendatang,” ujarnya.

Hal itu sejalan dengan apa yang disampaikan Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo dalam sambutannya. Menurut Andang seluruh pengurus harus melek tentang digital. Kemudahan teknologi informasi diharapkan dapat menjadi pemicu berkembangnya BADQO untuk masyarakat. ” Ini penting penggunaan teknologi untuk kemajuan di masa yang akan datang. Saya mengapresiasi kegiatan ini, semoga terus maju berkembang dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” kata Andang dalam sambutannya.