Muncul Klaster Kondangan, Kasus Baru Covid-19

TEMANGGUNG, SM Network – Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq mengatakan, setelah tiga bulan mengalami penurunan, kini kasus baru Covid-19 di Kabupaten Temanggung muncul kembali. Kasus baru ini mencuat setelag muncul klaster kondangan dari warga Kecamatan Parakan.

“Munculnya klaster baru yakni klaster kondangan. Jadi ada masyarakat dari Kampung Coyodan, Parakan kondangan ke Cirebon, sepulang dari kondangan ada satu orang sakit, meninggal dunia. Ternyata yang bersangkutan positif lalu dilakukan swab semua rombongan dan ditemukan ada 18 kasus positif dari Coyudan, tiga lagi dari Situk, jadi total ada 21 poisitif,”ujarnya, Rabu (30/9).

Menurut dia, kasus baru ini memerluka pencermatan khusus, sebab Kampung Coyudan merupakan kawasan padat penduduk di mana jarak antar rumah sangat berdekatan, gangnya sangat sempit. Maka jika dilakukan isolasi mandiri ada potensi menular lagi kepada tetangga yang lain. Dari analisa ini lalu diputuskan adanya karantina di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Maron.

“Karantina ini juga, atas aspirasi dari masyarakat Coyudan sendiri, mereka merasa khawatir terjadi penularan lokal kalau warga yang positif ini diisolasi mandiri di kampung. Mereka sendiri meminta agar dilakukan karantina oleh pemerintah kabupaten,”katanya.

Adapun lokasi karantina yang disiapkan untuk karantina BLK Maron di Jalan Gajah Mada. Segala persiapan telah dilakukan untuk mengkarantina warga, termasuk sosialisasi kepada warga oleh Camat Parakan dan Lurah setempat kepada seluruh warga.

“Sore ini akan kita lakukan penjemputan, semoga semuanya berjalan lancar. Setelah kita lakukan penjemputan, Desa Coyudan ini kemudian akan kita lakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga dan juga ke gang-gang yang ada di desa tersebut,”katanya.

Harapannya, dengan dipisahkan mereka yang positif dari kampung padat penduduk ini, tidak terjadi penularan transmisi lokal. Masyarakat tetap dapat selamat dan yang dikarantina juga kondisinya terus membaik dan bisa segera menjadi negatif kembali.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, dan selalu menerapkan protokol kesehatan di manapun berada, pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan jaga jarak hindari kerumunan. Jika semua taat saya yakin kasus Covid di Temanggung akan menurun,”katanya.

Tinggalkan Balasan