Muncul Eno – Ridwan, Pengusaha Muda Ini Ungkap Fakta Menarik

KEBUMEN, SM Network – Kemunculan bakal calon bupati – wakil bupati Eno Syafrudien – Ridwan dengan bertebaran poster di berbagai tempat menyita perhatian masyarakat.

Salah satunya datang dari pengusaha muda asal Gombong, Herwin Kunadi. Ia yang pengusaha properti pun mengungkapkan fakta menarik tentang Eno yang Menantu Wapres KH Ma’ruf Amin beserta pasangannya itu.

Menurutnya, fakta menarik tersebut terkait komunikasi politik lintas sektoral yang sudah dilakukan Eno – Ridwan. Hingga kemudian sejak Selasa (11/8), muncul poster Eno – Ridwan yang dipasang di berbagai sudut kota hingga pelosok-pelosok desa.
Keberadaannya pun dibeberkan Herwin menjadi gayung bersambut, ketika masyarakat juga menginginkan kompetisi sehat dalam menghadapi Pilbup 2020 di Kebumen. “Bukan calon tunggal seperti yang dikehendaki sebagian kalangan elite tertentu,” ucap Herwin yang juga Wakil Ketua Gapensi Kebumen, Rabu (12/8).

Kompetisi sehat tersebut seperti halnya gelaran aneka lomba dalam menyongsong Hari Kemerdekaan RI Ke-75. Sehingga, harapan terhadap gelaran pesta demokrasi kali ini tentunya diliputi suasana penuh kegembiraan. Herwin lantas menyebut fakta menarik terkait kelahiran Eno pada 17 Agustus, yang dirayakan bersama-sama saat peringatan HUT Proklamasi tersebut.

Herwin yang sebelumnya menginisiasi adanya perkumpulan Mario Broes dan menolak calon tunggal itu juga mengungkapkan fakta menarik lainnya lagi. Tidak lain terkait melejitnya kotak kosong ketimbang calon tunggal yang terus dipertahankan kalangan elite tertentu itu.
Selanjutnya, dengan kehadiran Eno – Ridwan dirasa memberi kenyamanan pada masyarakat Kebumen.

Ini lantaran, pasangan kandidat tersebut bisa menggantikan kotak kosong atau kolom yang tidak ada gambarnya pada surat suara nanti. “Bukan baper (bawa perasaan) ya. Tapi memang ada fakta menarik seperti itu,” ungkap Herwin. Mengenai usaha para kandidat dalam mencari rekomendasi partai politik untuk maju Pilkada, ia mengaku mengapresiasinya.

Kendati demikian, hal itu perlu dilakukan tanpa ada keserakahan di dalamnya. Terlebih, lanjut Herwin, sebelumnya sudah diingatkan dengan adanya operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 2016. Bahkan hingga sekarang, pengembangan perkaranya masih terdapat mantan pejabat yang dipenjara.

Herwin juga mengingatkan bahwa Kebumen merupakan tanah tua sebagai dasar samudera. “Jadi, jangan sampai, apa yang kita lakukan mengundang murka alam semesta. Dari itu pula, penting agar sesuatunya dilandasi dengan cinta, kasih sayang, ikhlas dan amanah, yang Insya Allah akan menjadikan Kebumen lebih baik dan sejahtera ke depannya,” tutur Herwin.


Arif Widodo / K5

Tinggalkan Balasan