Miris, Ibu di Purworejo Kubur Bayi Setelah Melahirkan

PURWOREJO, SM Network – Seorang wanita pekerja swasta berinisial G (34), mengubur anak kandungnya sendiri di belakang rumah kos di Rt 1 Rw 8 Kelurahan Sindurjan Kecamatan Purworejo. Kejadian ini baru diketahui warga sekitar, Senin (18/05/2020).

Menurut keterangan saksi, Isroinah (41). Bayi laki-laki G ditemukan sudah dalam keadaan membusuk. Bayi tersebut dikubur di lubang yang tidak terlalu dalam, sehingga baunya menyengat dan tercium warga sekitar.

“Kami mencari (Bayi) dibelakang rumah dan menemukan gundukan tanah tempat untuk mengubur bayi yang sudah bau busuk serta ada selimut yang terdapat banyak bercak darah, selanjutnya kami melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purworejo,” ungkapnya.

Isroinah menceritakan, awalnya warga curiga pada G, warga Kecamatan Ngombol yang sudah dua tahun tinggal di kos milik bu Nunuk tersebut. Menurut pengamatan warga, G sempat hamil lantaran perutnya terlihat besar, tidak seperti biasanya.

Beberapa waktu kemudian, lanjut Isroinah, ada warga yang melihat perut G kempis. Dari situlah warga sekitar mulai curiga. Kemudian, warga melaporkan hal tersebut kepada RT setempat, supaya dilakukan klarifikasi.

“Karena mencurigakan warga melaporkan ke Sriyanto ketua RT dan langsung ditindaklanjuti dengan mengecek ke kos-kosan Senin dini hari pukul 01.00 WIB. Awalnya tidak ngaku, setelah didesak oleh Ketua RT, akhirnya mengaku kalau bayinya sudah lahir dalam keadaan meninggal,” terangnya.

Sementara itu, G yang diketahui bekerja sebagai penjual tiket bus malam ini mengaku bahwa Ia tidak membunuh bayi tersebut. Menurutnya, tiga hari sebelum melahirkan dia sempat jatuh dan perutnya sakit. Karena tidak memiliki uang, Ia tidak melakukan pemeriksaan dokter.

“Saya tidak membunuh, setelah jatuh perut saya merasa mual dan sakit, karena tidak punya uang dan tidak bekerja, tidak saya periksakan ke puskesmas, saya tahan sakit tiga hari dan tahu-tahu anak saya lahir sendiri tapi kulitnya dan kukunya sudah membiru. ” katanya.

Wakapolsek Purworejo Iptu Edy Winawan saat di wawancarai wartawan di Lokasi menjelaskan, bahwa mayat bayi sudah di bawa ke RSUD Tjitrowardojo untuk dilakukan otopsi. Hasil otopsi ini nantinya akan dipakai untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Ibu bayi sudah kami bawa ke Polsek Purworejo untuk di mintai keterangan dan pemeriksaan lebih lanjut, selain itu juga diperiksa kesehatannya takut ada infeksi setelah melahirkan,” jelas Iptu Edy.


Heru Prayogo

Tinggalkan Balasan