Miliki 10 Doktor, STIE Siap Jadi Universitas Putra Bangsa

KEBUMEN, SM Network – Tiga dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Putra Bangsa Kebumen yang menempuh studi strata tiga (S3) berhasil meraih gelar doktor. Ketiga dosen itu adalah Dr Irfan Helmy MM, Dr Siti Nur Azizah MM dan Dr Sulis Riptiono MM.

Ketiganya meraih gelar doktor pada Progam Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Diawali oleh Irfan Helmy yang berhasil menyelesaikan ujian terbuka, Selasa (17/11) dengan judul disertasi “Pengembangan Friendship Knowledge Sharing Sebagai Upaya Peningkatan Perilaku Kerja Inovatif Karyawan di UMKM”.

Hari berikutnya,Rabu (18/11) Siti Nur Azizah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan para penguji dengan judul “Pengembangan Konsep Manajemen Optimisme Jawa Sebagai Pemediasi Gaya Kepemimpinan Path Goal Theory dan Produktivitas Karyawan”. Studi dilakukan pada UKM batik di Kebumen dan Banyumas. Keduanya menggeluti bidang ilmu manajemen konsentrasi human resource management.

Sedangkan Sulis Riptiono berhasil mempertahankan disertasinya di bidang Konsentrasi Marketing , Kamis (19/11) dengan judul “Peran Binded Consumer Desire dalam Meningkatkan Niat Beli Konsumen pada Produk Jamu di Barlingmascakeb”.
Dengan demikian, total jumlah dosen berkualifikasi S3 atau bergelar doktor di STIE Putra Bangsa sebanyak 10 orang. Dua orang dari unsur Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Kebumen yaitu Dr H Slamet Ahmadi MM dan Dr Hj Susanti Widhiastuti MM.

Jadi Universitas

Sebelumnya, tiga dosen telah meraih gelar doktor yakni Ketua STIE Putra Bangsa Dr Gunarso Wiwoho MM, Wakil Ketua III Dr Sigit Wibawanto MM dan Kepala P4M Dr Harini Abrilia Setyawati MSi. Sedangkan dua dosen lain saat ini sedang dalam akhir proses studi program doktoral.

Ketua STIE Putra Bangsa Dr Gunarso Wiwoho mengatakan, dengan semakin meningkatnya kualifikasi dosen, diharapkan dapat menjadi penopang utama peningkatan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satunya proses transfer knowledge dan value kepada mahasiswa.

“Dengan bertambahnya doktor, diharapkan bisa memberi semangat baru dalam manajemen serta dapat berkontribusi untuk institusi serta masyarakat,” ujar Gunarso Wiwoho.

Selanjutnya pihaknya memohon doa restu kepada seluruh stakeholder dan masyarakat untuk kelancaran proses perubahan bentuk dari STIE menjadi Universitas Putra Bangsa. Perubahan itu merupakan langkah besar dalam upaya memberikan kontribusi terbaik di bidang pendidikan khususnya di Jateng.

“Semoga diberikan kelancaran dan dapat memberikan manfaat yang lebih kepada masyarakat,” imbuh Gunarso.

Tinggalkan Balasan