Meski Pandemi, Program Si Sakti Tetap Jalan

MAGELANG, SM Network – Pandemi Covid-19 tidak membuat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang berhenti memberikan pelayanan kepada masyarakat. Beberapa program tetap berjalan namun dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Salah satunya Aksi Siap Antar Akta Kematian (Si Sakti). Petugas tetap mengantarkan akta kematian kepada ahli waris ke rumah duka.

“Pelayanan Si Sakti tetap kami berikan. Namun, ada prosedur yang berbeda dari biasanya sebelum pandemi Covid-19,” ujar Kepala Disdukcapil Kota Magelang, Larsita, Selasa (4/7).

Dia menuturkan, pelayanan ini juga berlaku bagi ahli waris yang anggota keluarganya meninggal akibat Covid-19. Akta diberikan petugas tidak bersamaan dengan acara pemakaman. Petugas juga wajib mengenakan masker, kaos tangan dan menjaga jarak.

“Si Sakti perlu digalakkan, karena kesadaran masyarakat untuk mengurus akta kematian masih rendah. Terlebih lagi, pandemi membuat masyarakat membatasi aktivitas ke luar rumah,” katanya.

Kondisi ini, katanya, dikhawatirkan cakupan akta kematian penduduk semakin ketinggalan dengan dokumen lain, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Indentitas Anak (KIA), dan Akta Kelahiran. Namun stakeholder dari RT, RW dan kelurahan tetap aktif melaporkan data secara daring setiap ada warga yang meninggal dunia.

“Dari RT, RW, dan kelurahan melaporkan secara daring ketika ada warga yang meninggal, sehingga datanya langsung kami proses dan kami terbitkan dokumennya,” jelasnya.

Larsita berharap implementasi Si Sakti ini akan mendorong masyarakat untuk sesegera mungkin mengurus dokumen akta kematian pada kesempatan pertama dengan bantuan RT/RW di lingkungannya. Sehingga, rentang waktu pengurusan akta kematian dengan kejadian kematian dapat di perpendek dan terwujudnya tertib adminduk.

“Disdukcapil telah menerbitkan sebanyak 524 dokumen akta kematian melalui Si Sakti periode Januari-Juni 2020,” imbuhnya.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan