Merasa Dikucilkan Masyarakat, Penderita AIDS Dibela Wabup

KEBUMEN, SM Network – Penderita HIV/AIDS sebagian merasa dikucilkan oleh masyarakat. Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih pun membelanya saat menghadiri pertemuan Anggota Kelompok Dukungan Sebaya (KDS), yang digelar Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kebumen bekerjasama dengan Lazisnu dan Baznas, kemarin.

Pertemuan yang digelar di pendapa Kelurahan Panjer tersebut sebagai langkah nyata, bahwa mereka tidaklah sendiri. “Ya. Ini adalah langkah yang baik karena para penderita HIV / AIDS juga merupakan masyarakat yang memerlukan pendampingan,” kata Rista, panggilan Ristawati Purwaningsih.

Hadir dalam pertemuan itu Kabag Kesra Setda Pemkab Kebumen Wahib Tamam, Ketua Lazisnu Kebumen Marlan dan juga Ketua Baznas Kebumen Bambang Sucipto.

Dikatakan Rista, angka penderita HIV / AIDS di Kebumen seperti gunung es, yakni masih mengalami peningkatan. Di mana angka yang dipermukaan lebih tinggi daripada yang tidak terlaporkan. Untuk itu, ke depan pemerintah akan terus mendorong para penderita HIV / AIDS untuk bertemu dan berkumpul dalam sebuah wadah KDS. “Tentunya agar kondisi kesehatan mereka lebih terpantau,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Rista, sudah ada 1500 orang dengan HIV / AIDS dan 500 di antaranya sudah meninggal. Mereka yang tergabung dalam KDS itu pun lebih bisa terpantau kesehatannya serta mendapatkan obat anti virus dan vitamin, sehingga kualitas hidup mereka lebih meningkat.

Pemerintah juga berkomitmen untuk melakukan pendampingan dalam hal pelatihan-pelatihan ataupun dukungan lain agar mereka lebih berdaya di masyarakat. Di samping itu bersama-sama mensosialisasikan pentingnya pencegahan dan penanggulangan HIV / AIDS secara terpadu, mulai dari Dinkes, Rumah Sakit begitu juga dengan lazisnu dan Baznas Kebumen.

Pihaknya pun mengajak kepada masyarakat agar lebih terbuka terhadap para penderita HIV / AIDS, dan jangan memberikan stigma yang negatif terhadap mereka. “Bagi para penderita harus ikut komunitas, jangan sampai menyendiri dan jangan merasa terkucilkan. Kita punya KDS untuk bersama-sama, dapat meningkatkan kualitas hidup meskipun dalam kondisi sakit,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan