SM/Arif Widodo - BERI NASIHAT : Pengasuh Pondok Pesantren Al-Huda Jetis, Kotosari, Kebumen KH Wahib Mahfudz memberi nasihat saat Purna Widya siswa SMP, SMA, SMK Al-Huda, Jumat (30/4).

KEBUMEN, SM Network – Purna widya siswa Al-Huda angkatan 2020/2021 cukup mengesankan bagi para lulusan maupun orang tua yang menghadiri pelaksanaan wisuda tersebut, Jumat (30/4).

Mereka larut dalam suasana hidmat saat proses purna widya siswa itu digabung, mulai dari siswa SMP, SMA dan siswa SMK Al-Huda. Masing-masing terdapat 196 siswa, 130 siswa dan 80 siswa. Diawali dengan memohon restu kepada Pengasuh Pondok Pesantren Al-Huda Jetis, Kutosari, Kebumen, KH Wahib Mahfudz beserta keluarganya.

Kemudian mereka yang mengikuti protokol kesehatan Covid-19, berbaris menuju tempat acara. Di tempat tersebut sudah menunggu para orang tua yang diundang untuk menyaksikan jalannya purna widya siswa. Total yang hadir sebanyak 1.370 orang.

Dalam kesempatan itu, KH Wahib Mahfudz menyampaikan kepada para orang tua dan siswa tentang kesuksesan dalam mendidik santri. Di mana tidak lepas dari partisipasi orang tua, daya juang dewan guru dan asatid, serta bimbingan dan asuhan dewan masayikh.

Sementara itu, perwakilan kepala SMP, SMA, SMK Al-Huda dan kepala Pondok Pesantren Al-Huda Jetis, Agus Tangin menekankan kepada santri harus menjaga nama baik almamater. “Pegang teguh panca jiwa santri, yaitu bertaqwa kepada Allah, ta’dzim (menghormati) guru dan ilmu, menggalang ukhuwah Islamiyyah, berakhlakul karimah dan ikhlas beramal,” terang Agus.

Ditambahkan Wakil Direktur Yayasan Kholidiyah yang membawahi lembaga pendidikan, pondok pesantren dan KBIH Al-Huda Jetis, Munginsidi, bahwa lulusan SMA dan SMK yang diwisuda kali ini banyak diterima di perguruan tinggi negeri. “Dan banyak pula yang diterima kerja di dunia usaha dan dunia industri,” ucap Munginsidi tanpa merinci nama-nama siswanya.

Adapun yang lulus SMP, imbuh Munginsidi, melanjutkan di SMA dan SMK Al-Huda. Pihaknya mengaku bangga atas pencapaian prestasi anak didiknya yang lulus 100 persen tersebut. Terlebih baru-baru ini meraih juara satu pentas PAI tingkat provinsi.

Ada pula anak didiknya yang mendapat juara satu Syarhil Qur’an tingkat provinsi, OSN Mapel Matematika tingkat provinsi dan juara satu Tilawah remaja tingkat kabupaten. Sedangkan prestasi qori tingkat nasional masih dipertahankan.

Dalam purna Widya itu juga dilantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh juara satu qori tingkat nasional, Siti Badi’atul Firdaus yang juga ustazdah pesantren setempat. “Kami terus berupaya mencapai visi Mewujudkan Generasi yang Cakap, Berprestasi dan Qur’ani,” jelas Munginsidi.

Kegiatan purna widya siswa yang singkat namun mengesankan itu diakhiri dengan pembagian takjil dan makanan untuk berbuka puasa.