SM/Dian Nurlita - KOLEKSI: Kumpulan Boneka Doll milik Tatok Cris SM/Dian Nurlita - KOLEKSI: Kumpulan Boneka Doll milik Tatok Cris

MUNGKID, SM Network – Selama ini, boneka selalu identik sebagai mainan anak perempuan. Pada kenyataannya, banyak juga orang dewasa yang menggilai dan menjadi kolektor boneka. Salah satunya Tatok Cris seorang desainer busana asal Kabupaten Magelang, yang turut hobi mengoleksi boneka (doll) sejak tahun 2017.

“Asal mula hobi itu mulanya dari temen, yang hobi posting di sosmed tentang foto-foto boneka didandani pake baju-baju yang beda. Akhirnya saya tertarik kemudian saya beli satu. Setelah beli satu kok pengen lagi, sampai punya banyak,” ungkap Tatok saat diwawancarai di kediamannya, Kamis (14/1).

SM/Dok

Awalnya banyak orang yang meremehkan hobi ini. Sebab mayoritas dari penghobi boneka ini bukan dari kalangan anak-anak atau remaja. “Ya memang kita kalau lagi kumpul orang tua-tua masa main boneka gitu. Tapi ketika mereka udah tau melihat langsung, bilang wah bagus ya bagus,” jelasnya.

Tatok mengatakan bahwa keberadaan boneka ini sudah diakui hingga lingkup dunia. Selain itu, boneka ini juga bisa dijadikan inventasi sebab keberadaannya diburu oleh para kolektor. Komunitas untuk pecinta boneka ini sudah ada sampai tingkat nasional bahkan internasional.

“Jadi seperti, oh ini hobi yang serius juga ya bisa menghasilkan. Terutama untuk para kolektor yang mau investasi boneka, dan harganya itu juga bisa naik. Misalnya kita beli doll ga usah kita buka dari boxnya, mungkin 10 atau 15 tahun lagi itu harganya bisa tinggi,” imbuh Tatok.

SM/Dok

Harga dan macam dari doll ini sendiri juga beraneka ragam, mulai dari Rp 10 ribu hingga jutaan rupiah. “Kebetulan yang saya koleksi ini kan lebih ke fashion doll. Jadi kaya barbie ada fashion royalti, monster high itu yang bisa didandani dengan kostum bagus,” jelas Tatok.

Untuk komunitas pecinta doll ini dikenal dengan nama Doll collector atau Doll lovers. Namun di Magelang sendiri, komunitas pecinta doll ini belum ada.

“Setahu saya baru ada di Yogyakarta, namanya Jogja dolanan doll, bisa dilihat di instagramnya @Djogjadolanandoll. Dan kita setiap bulan mengadakan pertemuan, untuk saling bertukar info tentang produk baru, dan printilan dari doll ini,” paparnya.

Selain mendandani doll menggunakan kostum yang berbeda-beda dan unik, para penghobi biasanya juga melakukan repaint baik pada wajah atau bagian tubuh yang lain.

“Kan repaint itu banyak mulai dari faceup yang mengganti muka bonekanya, reroute yakni mengganti rambut bonekanya kemudian ada perlengkapan lain misalnya dioramanya juga,” terang Tatok sembari memperlihatkan berbagai macam koleksi bonekannya.

Tatok juga menjelaskan bahwa doll ini memiliki berbagai macam jenis, mulai dari bahan, bentuk, tampilan, dan lainnya. Misalkan Barbie ada yang posenya biasa yang kaki tangannya ga bisa ditekuk, ada yang materialnya dari dari plastik karet recine. Kemudian ada yang sendinya bisa ditekuk namanya pivotal. “Ada lagi MTM (Make to Move) itu lebih fleksibel sendinya bisa ditekuk semua dan kalau di pose bisa lebih banyak lagi variasinya,” terang Tatok.

Setiap tahunnya berbagai brand atau perusahaan, juga mengeluarkan berbagai macam tampilan baru untuk doll ini.
“Ada juga yang kolektor item. Kalau yang kolektor item itu keluar setiap ada event aja misalnya tahun baru, natal, atau event-event internasional,” terangnya.

Tidak ada persyaratan khusus untuk bergabung dengan komunitas pecinta doll ini. Namun bagi setiap calon anggota, yang pertama harus dilakukan adalah suka dulu terhadap doll ini. “Kalau modal awal itu ga harus mahal. Sebab saya juga ada boneka bekas yang saya recycle jadi lebih bagus lagi jadi ga harus beli yang mahal dulu terserah kita aja. Punya satu dulu saja tidak apa-apa,” imbuhnya.

Tatok juga menerangkan yang mempengaruhi harga sebuah doll menjadi mahal. Untuk ukuran boneka baru itu marketnya mau mengarah kemana, materialnya, dari image yang ditunjukkan ketika memiliki boneka itu. “Jadi seperti kita memiliki hp mahal atau barang mahal lainnya. Jadi brand tersebut merupakan jaminan bisa harga tinggi. Tapi kalau doll vintage atau doll kuno itu akan semakin mahal asal kondisinya semakin bagus,” ujar Tatok.

Selain itu, banyak berbagai kompetisi yang diadakan untuk boneka ini. “Kalau di indonesia itu namanya doll next top model, sekarang juga DA next top model itu keluaran Disney animator, dan di internasional juga ada banyak sekali seperti ada Miss Beauty doll, Miss Diva Doll,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here