Mengenal Batik ‘Kere’ Khas Lereng Menoreh

MUNGKID, SM Network – Lereng perbukitan Menoreh memiliki produk batik yang memiliki ciri khas, beda dari yang lain. Batik kere, sekilas mendengar namanya saja mungkin membuat anda penasaran. Salah satu pemuda Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman ini, memilih nama “Kere” sebagai nama produk untuk batiknya.

Widiharto (34) pemuda Dusun Sipat Karangsari 1 Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman yang tengah mengembangkan batik kere yang dilatarbelakangi oleh sebuah keterbatasan.

SM/Dian Nurlita – BATIK: Widiharto memperlihatkan batik Kere khas perbukitan lereng Menoreh.

“Awalnya tahun 2011 berawal dari keinginan bagaimana generasi muda ini bisa melestarikan batik. Terutama proses produksinya seperti apa, dari awal sampai akhir,” ungkap Widiharto saat diwawancarai, Jumat (11/9).

Dirinya merasa tergugah untuk melestarikan batik setelah melihat semangat para pembatik yang sebagian besar sudah berumur lanjut. “Dan ketika saya melihat waktu itu para pembatik itu, merupakan ibu-ibu yang sudah sepuh. Kemudian saya merasa tertantang sebagai generasi muda bagaimana mewarisi seni membatik ini bisa berlanjut,” jelasnya.

Batik kere sendiri diambil, berawal dari keterbatasan. “Secara material modalnya juga tidak ada. Terus kere juga mencerminkan motifnya yang sederhana,” kata Widiharto.

SM/Dian Nurlita – BATIK: Widiharto memperlihatkan batik Kere khas perbukitan lereng Menoreh.

Sedangkan untuk motif, Widiharto mengatakan ada motif-motif yang tidak dijumpai pada batik lainnya karena bentuk motif yang dipakai, terinspirasi dari segala sesuatu yang ada di Perbukitan Menoreh. Dirinya lebih mengedepankan konsep motif yang sederhana mudah diingat namun berbeda dengan yang lain.

“Batik biasanya cantingannya kan lurus semua jadi outlinenya itu biasa. Misalkan lekuk ya lekuk saja. Tapi kalo ciri khas saya itu outlinenya berbentuk zigzag jadi semakin kecil semakin kecil. Contoh pada lurik sekilas terlihat sama, namun jika dilihat secara detail itu look semua. Itu yang membedakan,” terangnya.

Untuk pewarnaannya sendiri, dirinya menggunakan dua jenis pewarna yakni pewarna sintetis dan alami. “Kalau pewarna alami kita buat untuk spesial order karena secara rincian harganya jauh dari yang biasa,” ucapnya.

Batik kere yang menggunakan pewarna alami di bandrol harga mulai Rp 1,5 juta keatas untuk yang biasa. Sedangkan pewarna sintetis dipatok mulai harga Rp 375 ribu hingga Rp 675 ribu. “Tingkat kerumitan dan warnanya juga mempengaruhi harga. Karena spesial, pembuatan batik tulis lumayan lama. Rata-rata membutuhkan waktu pengerjaan dua sampai tiga minggu untuk ukuran biasa yakni 2 x 1,5 meter,” jelas Widiharto.

Pewarna alami sendiri diambil dari mahoni untuk warna merah, kuning diambil dari serbuk kayu nangka, dan sebagainya. Tingkat kesulitan sendiri yang dihadapi Widiharto, saat pembuatan motifnya karena tingkat kerumitannya. “Karena ciri khas dari batik saya lekuk dan detailnya yang rumit,” paparnya.

Untuk pemasaran sendiri ia mengaku tidak menemui permasalahan. Selain bantuan dari pemerintah desa, dirinya juga masuk grup Indonesia mall yang market pemasarannya hingga Thailand sampai Singapore. “Namun kendala yang saya hadapi sendiri adalah keterbatasan modal. Jadi saya tidak bisa memenuhi target pemesanan. Misal dalam satu bulan harus produksi berapa gak bisa target,” ungkap Widiharto.

Ia berharap untuk bisa mendapat bantuan modal, agar batik ini dapat berkembang. ”Harapan saya karena lahir dari Batik Kere agar bisa mendapatkan dukungan dari segi modal, sehingga batik ini dapat berkembang. Bahkan selanjutnya semoga generasi seusia saya bahkan dibawahnya semakin mencintai batik. Dan saya selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin bertukar pengalaman tentang batik. Silahkan dengan senang hati.” imbuhnya.

2 Komentar

  1. 862518 99251Audio started playing anytime I opened up this website, so frustrating! 322614

  2. 694531 214127Fairly uncommon. Is likely to appreciate it for individuals who include community forums or anything, internet website theme . a tones way for the client to communicate. Superb job.. 970348

Tinggalkan Balasan