Mengabdi Jadi GTT Sampai Pensiun, Masamah dan Sukamto Terima Tali Asih

KEBUMEN, SM Network – Pengabdian Masamah dan Sukamto sebagai Guru Tidak Tetap (GTT) hingga pensiun mengundang rasa solidaritas dari rekan-rekanya. Kedua guru tersebut diberi tali asih dari Paguyuban GTT / Pegawai Tidak Tetap (GTT / PTT) SD SMP Negeri Kabupaten Kebumen.

Penyerahan tali asih itu dilakukan di Gedung PGRI Kebumen, Sabtu (5/9). Hadir Ketua PGRI Kebumen Agus Sunaryo, Ketua Paguyuban GTT / PTT SD dan SMP Negeri Kabupaten Kebumen Musbikhin dan Kepala Dinas Pendidikan Kebumen Moh Amirudin yang mewakili Bupati Yazid Mahfudz.

Musbikhin mengatakan, Masamah yang pensiun tahun ini sebelumnya mengajar di SD 1 Bumiharjo Klirong. Pengabdiannya sebagai GTT selama 38 tahun itu sejak 1982. Sedangkan Sukamto terakhir mengabdi di SMP 1 Poncowarno. Ia menjadi GTT sejak 1988.

“Pemberian tali asih ini sebagai bentuk rasa solidaritas dan kesetiakawanan kita dari Paguyuban GTT PTT SD SMP Negeri Kabupaten Kebumen,” ucap Musbikhin yang ditemui di sela-sela penyerahan tali asih bagi GTT yang purna wiyata bhakti di usia 60 tahun itu.

Pihaknya berharap tahun depan sudah tidak ada lagi GTT purna wiyata, karena ada amanah UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN yang sedang dilakukan revisi. Di mana arahnya akan dijadikan sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan pegawai negeri sipil (PNS). “Dharapkan nasib GTT / PTT SD dan SMP Negeri bisa lebih baik lagi,” tandasya.

Pemkab pun telah mengalokasikan dana bagi GTT / PTT sejak tahun 2016 sebesar Rp 1 miliar. Adapun tahun 2021 dianggarkan Rp 22 miliar. Di Kebumen terdapat sekitar 4.372 GTT / PTT.

Kepala Dinas Pendidikan Moh Amirudin dan Ketua PGRI Kebumen Agus Sunaryo mengapresiasi pemberian tali asih tersebut. Moh Amirudin juga menyinggung semangat para GTT kendati dengan gaji minim. “Yang gajinya hanya Rp 300.000 perbulan saja semangat. Mestinya yang sudah PNS juga lebih semangat lagi,” tuturnya.

Sedangkan Agus Sunaryo yang juga Kabid Tendik pada Dinas Pendidikan Kebumen mengaku turut memperjuangkan GTT agar lebih baik lagi. Apalagi PGRI merupakan rumah bersama bagi para guru, baik negeri maupun swasta.

Sementara itu, Ketua Panitia, Tohari mengemukakan, pemberian tali asih dari Paguyuban GTT PTT SD SMP Negeri Kebumen kepada dua guru yang pensiun tersebut memang baru kali ini. Lantaran, sebelumnya belum ada paguyuban ketika mereka sudah mengabdi sebagai GTT.

1 Komentar

  1. 998603 568761Aw, i thought this was an extremely great post. In thought I would like to invest writing in this way moreover – taking time and actual effort to manufacture a very good article but exactly what do I say I procrastinate alot and no means apparently go completed. 27630

Tinggalkan Balasan