ilustrasi

KEBUMEN, SM Network – Menantu Wakil Presiden (Wapres) KH Maruf Amin, Eno Syafrudin digadang maju Pilbup 2020 untuk mengisi posisi AA 1. Sosoknya dinilai mampu mengangkat marwah daerah di saat Kebumen masih diliputi pengusutan perkara korupsi, menyusul operasi tangkap tangan (OTT) KPK sejak 2016 silam.

“Jika beliau sampai maju Pilkada, ini tentu sangat baik bagi Kebumen yang ingin bangkit menyusul kejadian OTT KPK,” kata Mantan Wakil Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kebumen, Marsino, Rabu (18/3).

Marsino diketahui memiliki jabatan sama sebagai pengurus DPD PAN Kebumen semasa Eno menjadi Ketua Komisi A DPRD Kebumen periode 2004-2009. Marsino yang juga Mantan Ketua Karang Taruna Kebumen itu menandaskan memang butuh sosok yang tepat untuk mengangkat marwah daerah.

Eno Syafrudin

Munculnya nama Eno sebagai kandidat alternatif itu pun sekaligus oase untuk melepas dahaga lantaran terjadi kegersangan dinamika politik menghadapi Pilbup 2020. Terlebih, perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini mengarah calon tunggal, dengan direkomendasikannya pasangan Arif Sugiyanto-Ristawati oleh PDIP.

Ikut Merapat Di mana partai-partai besar lainnya ikut merapat. Bahkan PAN yang hanya memiliki tiga kursi telah memutuskan mendukung pasangan Arif-Rista. Sementara kini tinggal Partai Demokrat dan PKB.

“Dua partai tersebut sudah bisa mengusung pasangan calon bupati-wakil bupati, karena jumlah kursinya lebih dari 10. PKB 9 kursi, Partai Demokrat 3 kursi. Dan Eno bisa maju lewat partai itu,” jelas Marsino.

Hanya saja, di PKB juga terdapat Arif-Rista yang telah dipanggil untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Begitu pula kandidat lainnya, Yazid Mahfudz yang hingga kini belum punya tiket maju Pilbup dan memiliki pasangan. Situasi demikian menurut Marsino perlu kejelian partai untuk menangkap peluang yang ada.

“Dan saat ini merupakan momentum PKB,” imbuhnya. Jika partai berlambang bumi berbintang sembilan itu mengambil Eno untuk maju Pilkada sebagai calon bupati, diyakini partai lain akan goyah. Bahkan bisa berbalik mendukung Eno yang dinilai Marsino dari segi kapasitas, elektabilitas, sampai isi tas sudah tuntas.


Arif Widodo

2 KOMENTAR