SM/Raditia Yoni Ariya - DITEMBAK: Seorang begal ditembak kakinya oleh petugas kepolisian karena melawan saat akan ditangkap usai menjambret di Parakan, kemarin.

TEMANGGUNG, SM Network – Aksi begal kejam Sunardi (36), di Kota Parakan, Kabupaten Temanggung harus berakhir setelah dua timah panas dari petugas, Resmob gabungan Polres Temanggung dan Polda Jateng bersarang di dua kakinya. Residivis asal Dusun Ngawen, Desa Pancurwening, Kecamatan/Kabupaten Wonosobo yang sudah 18 kali melakukan aksi pembegalan ini terkapar bersimbah darah di jalan protokol Kota Parakan setelah melawan petugas ketika hendak diamankan.

Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP M Alfan Armin mengatakan, kronologi penangkapan Sunardi berawal dari adanya laporan masyarakat ada penjambretan di Jembatan Kali Kedu, dengan saksi korban atas nama Tuminah (55), Krisna (24), dan Taat (45). Dia tergolong begal kejam karena tak segan-segan melukai korbannya setiap kali melakukan aksi kejahatannya. Maka setelah diketahui keberadaannya petugas langsung melakukan aksi pengejaran namun saat akan diamankan yang bersangkutan melawan sehingga dilumpuhkan dengan timah panas hingga terkapar bersimbah darah.

“Tersangka SND terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat hendak diamankan dan mencoba kabur. Hasil interogasi dan tracking ternyata dia sudah 18 kali melakukan aksi kejahatan dan residivis kambuhan. Kita tegaskan kepada siapapun yang berbuat onar di masa pandemi korona ini akan kita sikat habis. Tidak ada ampun, masyarakat sedang dalam masa susah kalau ditambah susah dengan kejahatan kasihan, kita Polri siap memberantas semua aksi kejahatan,”katanya kemarin.

Dikatakan, Alfan, setelah ditangkap tersangka terus digelandang petugas dan diminta menunjukkan persembunyiannya lalu dari hasil penggeledahan berhasil pula diamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatannya. Antara lain sepeda motor Yamaha Mio warna putih, Honda Supra Fit, tiga buah handphone merk Samsung, Oppo dan Realme, satu buah power bank
, dan dua buah plat nomer kendaraan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka masih harus meringkuk di sel tahanan Maplores Temanggung. Dia dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan, dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.


Raditia Yoni Ariya/Kim

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here