SM/dok - PENANDATANGANAN MAKLUMAT: Penandatanganan maklumat bersama oleh Pemkab Kulon Progo bersama Kantor Kemenag, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah terkait pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri 1441 H.

KULONPROGO, SM Network – Pemkab  Kulon Progo bersama Kantor Kementerian Agama Kulon Progo, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah melakukan penandatanganan maklumat bersama terkait pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri 1441 H pada masa status tanggap darurat bencana wabah virus Corona (Covid-19).

Masyarakat diharapkan dapat menaati maklumat yang ditandatangani secara bersama pada Rabu (30/4) di Bale Agung Kompleks Pemkab Kulon Progo tersebut. Maklumat berisi beberapa imbauan, diantaranya kegiatan safari tarawih, buka dan sahur bersama, tabligh akbar dan kegiatan lainnya yang melibatkan masa dalam jumlah besar ditiadakan. Salat tarawih dikejakan di rumah dan tidak dilaksanakan di masjid atau mushola.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo, mengatakan penandatanganan maklumat tersebut sebagai langkah Pemkab bersama seluruh instansi maupun stakeholder terkait dalam berjuang semaksimal mungkin untuk menyelamatkan warga Kulon Progo dari wabah Covid-19. Ia berharap agar masyarakat mentaati protokol kesehatan dan imbauan dari pemerintah.

“Kita masih melihat adanya sebagian warga yang belum taat pada protokol kesehatan, seperti belum memakai masker, masih kumpul atau berkerumun dan tidak menjaga jarak. Imbauan ini terus kita ingatkan kepada publik, termasuk saat kita menjalankan ibadah keagamaan, diharapkan sesuai dengan yang dianjuran pemerintah dengan menaati protokol kesehatan,” katanya.

Kepala Bagian Administrasi Kesejahteaan Rakyat dan Kemasyarakatan Setda Kulon Progo, Jazil Ambar Was’an, mengatakan maklumat akan disosialisasikan di kapanewon (kecamatan) se-Kulon Progo dengan menggundang para tokoh masyarakat, takmir masjid dan mushola.

“Dari Kabupaten akan kita turunkan tiga tim setiap harinya dengan membuat jadwal atau pergelombang dan masing-masing tim melaksankan tugasnya 2 atau 3 gelombang,” jelasnya.

Dengan sosialisasi seperti ini, lanjutnya, maklumat tersebut akan lebih cepat sampai ke masyarakat. Nantinya maklumat akan dibacakan dalam sosialisasi yang dihadiri takmir masjid dan mushola di Kapanewon. Selain itu, sekaligus akan disampaikan informasi terkait perkembangan Covid-19 di Kulon Progo.

Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (NU) Kulon Progo, Wasiludin, mengungkapkan bahwa NU sebelumnya juga sudah memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat terkait pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan pada masa tanggap darurat bencana Covid-19. Namun diakuinya masih saja ada masyarakat yang belum melaksanakan imbauan tersebut. Dengan adanya maklumat ini diharapkan masyarakat bisa menaatinya.


Panuju Triangga

2 KOMENTAR