SM/Arif Widodo - NASI KOTAK : Para sukarelawan Koko membagikan nasi kotak di Jalan Cendrawasih Kebumen, Jumat (16/4).

KEBUMEN, SM Network – Ramadan ini dimanfaatkan sukarelawan kotak kosong (Koko) untuk menunjukkan eksistensinya dengan membagikan nasi kotak. Kegiatan sosial tersebut dikemas dalam program bertajuk ‘Jumat Berkah Kotak Kosong Bersedekah’.

“Pembagian nasi kotak ini ditujukan untuk para abang becak dan kaum dhuafa atau warga kurang mampu,” kata Ketua Panitia Jumat Berkah Kotak Kosong Bersedekah, Budi Harto di sela-sela pembagian nasi kotak di Jalan Cendrawasih, Kebumen, Jumat (16/4).

Pembagian nasi kotak itu mendapat sambutan antusias para abang becak dan kaum dhuafa di sekitar Kecamatan Kebumen. Sebanyak 300 nasi kotak pun langsung ludes diserbu para penerima dengan menukarkan kupon yang disediakan. Hingga menjelang Magrib, para sukarelawan Koko tinggal menunggu tanda berbuka puasa.

Selanjutnya mereka yang berkumpul di sekretariat Jalan Cendrawasih melakukan doa bersama dan berbuka. Suasana kebersamaan itu masih berlanjut dengan salat tarawih berjamaah. Saat ditanya mengenai keberadaan sukarelawan Koko yang masih eksis tersebut, Budi Harto menjelaskan memang tidak hanya sampai Pilkada 2020 usai saja. Namun berlanjut hingga 2024 mendatang.

“Dan kegiatan seperti ini diagendakan empat Jumat,” imbuhnya.

Setelah Jumat pertama dengan pembagian nasi kotak yang ditujukan kepada abang becak dan kaum dhuafa, Jumat kedua pada Puasa ini dengan sasaran di panti asuhan dan anak yatim. Adapun Jumat ketiga di pondok pesantren dan Jumat keempat di Pasar Tumenggungan.

Diharapkan, pembagian nasi kotak itu sedikit dapat membantu masyarakat yang membutuhkan untuk berbuka Puasa. Menurut Budi Harto, kegiatan tersebut terselenggara berkat dukungan para sukarelawan Koko yang beriuran untuk membeli nasi kotak dan dibagikan kepada para penerima.

“Untuk target sampai 2024 mendatang, tentu kegiatannya menyesuaikan dengan keadaan yang ada. Akan tetapi tidak lepas dari kegiatan sosial sebagai wujud kepedulian terhadap sesama serta beramal untuk menggapai ridho Allah,” ucap Budi Harto didampingi sejumlah sukarelawan Koko.