SM/Dian Nurlita - KONFERENSI PERS : Bupati Magelang melakukan konferensi pers terkait satu pasien dari Kabupaten Magelang yang dinyatakan positif terjangkit virus Corona belum lama ini.

MUNGKID, SM Network – Masa tanggap darurat Kabupaten Magelang diperpanjang mulai 12 hingga 25 April 2020 mendatang. Hal tersebut berdasarkan surat pernyataan bencana nomor: 360/14L/46/2020 tertanggal 12 April 2020, yanga dikeluarkan oleh Bupati Magelang Zaenal.

“Terkait hal itu, kepada semua pihak pemangku kepentingan agar mengerahkan semua potensi sumber daya manusia yang ada, dalam rangka penanganan kejadian bencana non alam yakni penyebaran virus corona atau Covid-19,” jelas Koordinator Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, Minggu (12/4).

Surat pernyataan Bupati Magelang tersebut dikeluarkan, berdasarkan pada Undang-Undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan, keputusan Presiden RI nomor 7 tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Keputusan Presiden RI nomor 11 tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19.

“Atas dasar itu, maka masa tanggap darurat terkait covid-19 di kabupaten magelang diperpanjang hingga 25 April 2020 mendatang,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Sekretariat BPBD Kabupaten Magelang, Muflichah, yang juga Bidang Pusdalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, mengatakan bahwa jika terdapat kondisi pasien PDP maupun konfirmasi covid-19 yang meninggal dunia, maka BPBD selalu bidang Pusdalops akan memfasilitasi penyemprotan dinsinfektan di lingkungan dusun dimana ada korban meninggal.

“Untuk penyemprotan itu, kami akan selalu berkoordinasi dengan Dinkes dan Pemdes setempat. Di sisi lain, kami juga akan memberikan bantuan APD untuk petugas penyemprotan,” ujar Muflichah.


ita