Masa Pandemi, Musrenbang RKPD 2021 Digelar Secara Daring

MAGELANG, SM Network – Masa pandemi Covid-19 memaksa hampir semua lini memanfaatkan teknologi daring (online) dalam berbagai urusan. Termasuk Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Magelang tahun 2021 yang dilaksanakan secara online.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang, Joko Soeparno mengatakan, cara online ini untuk mengurangi potensi kerumunan orang namun tanpa mengurangi esensi pelaksanaan musrenbang. Rancangan RKPD Kota Magelang tahun 2021 disusun berdasarkan tema pembangunan Kota Magelang tahun 2021 sesuai RPJMD 2016-2021, serta diselaraskan dengan tema dan prioritas pemerintah pusat dan provinsi.

Adapun tema pembangunan Kota Magelang Tahun 2021 adalah Kompetitif Bersama Mitra. Sementara tema pembangunan Nasional 2021 “Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial”. Tema ini merupakan tema yang disusun setelah terjadinya pandemi covid-19.

“Tahun 2021 pemerintah pusat masih berfokus pada fase pemulihan pasca pandemi covid-19. Maka, Pemkot Magelang wajib mendukung prioritas pemerintah pusat tersebut,” ujarnya di kantornya, Senin (18/5).

Dikatakannya, prioritas Kota Magelang dalam RKPD 2021 secara umum semuanya bisa terkait dengan dukungan terhadap fase pasca pandemi covid-19. Ada beberapa hal yang bisa dikenali berdasarkan pengalaman pandemi ini. Antara lain, ciri Kota Magelang sebagai kota modern terlihat utamanya dari keberadaan fasilitas kesehatan yang menjadi rujukan bagi penanganan pasien covid-19.

Kemudian, semangat partisipasi masyarakat dan semangat saling membantu bisa terlihat nyata di Kota Magelang. Terkait dengan fase pemulihan ekonomi, maka peningkatan daya serap peluang kerja akan menjadi penekanan

“Sementara pengelolaan lingkungan dan infrastruktur diarahkan bagi penyediaan kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Berdasarkan pengalaman di masa pandemi covid-19, kata Joko, maka pemanfaatan teknologi infomasi dan komunikasi secara lebih optimal akan menjadi penekanan. Ini diharapkan bisa memberi dampak pada efisiensi dan efektifitas dalam pelaksanaannya maupun dalam penganggarannya

“Pada pelaksanaan Musrenbang RKPD 2021 secara online ini kami nilai bisa menghemat anggaran sebesar 40-50 persen anggaran. Pola ini menjadi pertimbangan untuk dikembangkan di tahun-tahun mendatang,” jelasnya.

Menurutnya, dengan pelaksanaan Musrenbang secara daring, salah satu aspek yang dicapai adalah dari segi efisiensi alokasi anggaran. Namun, dengan tidak dilangsungkannya sesi tatap muka dengan komponen masyarakat, maka kualitas komunikasi antara pemerintah dan masyarakat perlu dievaluasi.

“Sehingga sebagai pertimbangan, pelaksanaan Musrenbang tahun depan bisa jadi akan dilakukan kombinasi antara pelaksanaan secara konvensional dan digital,” terangnya seraya menambahkan, fokus pembahasan pada Musrenbang kali ini ada juga yang menyinggung covid-19, fasilitas publik arena pesepeda, jalur sepeda, sarana olah raga, ruang dan fasilitas kesenian.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan