Marka Jalan Mirip Starting Grid MotoGP Juga Dibuat di Kebumen

KEBUMEN, SM Network – Beberapa hari terakhir ini banyak warga Kebumen yang bertanya-tanya tentang garis marka yang menyerupai starting grid pada arena balap motor di lampu merah Jalan A Yani simpang empat Tugu Lawet Kebumen dan Alun-alun Kebumen.
Garis marka itu bukanlah diperuntukkan untuk ajang road race melainkan inovasi Pemkab Kebumen bersama dengan Polres Kebumen dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Para pengendara nantinya berhenti pada garis yang ditentukan, sehingga physical distancing di area tunggu traffic light tetap terjaga.
Garis marka yang dibuat menggunakan anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen itu diresmikan oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Senin (20/7/2020). Hadir Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, perwakilan Kodim 0709/Kebumen, Kasat Lantas AKP Rikha Zulkarnain dan sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Kebumen.

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menjelaskan bahwa pembuatan marka ini demi kesehatan bersama, khususnya pengendara roda dua yang tidak memiliki pelindung antar pengendara. “Kami mengimbau kepada masyarakat, penerapan physical distancing tidak hanya di kerumunan masa tapi juga di jalan raya, di lampu-lampu merah sehingga persebaran Covid-19 dapat kita tekan secara maksimal,” kata Bupati Yazid Mahfudz saat peresmian.

Dua Titik

Yazid menambahkan, saat ini marka physical distancing baru ada di dua titik yakni di Jalan Ahmad Yani sebelah timur Tugu Lawet dan di pojok barat daya Alun-alun Kebumen. “Sementara ini untuk percontohan. Nantinya di semua traffic light yang ada di Kebumen,” ujarnya.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengungkapkan, marka jalan ini selain sebagai implementasi Perbup Kebumen Nomor 29 Tahun 2020 juga sebagai bagian dari Adaptasi Kehidupan Baru (AKB).


Jika sebelumnya pengendara roda dua bebas berkerumun saat berhenti di lampu merah, di masa pandemi ini harus menerapkan physical distancing.”Selain tertib berlalu lintas, masyarakat juga wajib tertib anjuran pemerintah dengan menjaga jarak atau physical distancing. Rencana garis marka physical distancing akan dibuat di seluruh persimpangan,” jelas AKBP Rudy menyebutkan pihaknya akan mensosialisasikan terus menerus agar masyarakat paham.


Supriyanto

4 Komentar

  1. Like!! I blog quite often and I genuinely thank you for your information. The article has truly peaked my interest.

  2. Good one! Interesting article over here. It’s pretty worth enough for me.

Tinggalkan Balasan