Manajemen Apotek Saat Pandemi Covid-19

Oleh: Apt Titi Pudji Rahayu MFarm

Apotek merupakan tempat dilakukannya pekerjaan kefarmasian yang di dalamnya terdapat pengadaan obat, penyimpanan obat, peracikan dan penyaluran. Apotek juga merupakan tempat penjualan obat-obatan dan yang bertanggung jawab dalam pengelolaannya adalah seorang Apoteker yang merupakan seorang profesional di bidang farmasi. 

Tugas dan fungsi Apoteker sebagai pelaksana manajemen apotek yang baik adalah memproduksi obat,mendesainnya serta mendistribusikan. Mengawasi obat yang diresepkan oleh dokter apakah sudah sesuai, berkualitas serta aman untuk dikonsumsi oleh pasien. Fungsi menjelaskan efek samping obat kepada pasien. Fungsi menjelaskan makanan dan obat apa saja yang harus dihindari saat sakit atau hamil. Dan menghitung dosis obat yang sesuai khusus perindividual terutama untuk bayi, anak-anak dan penyakit-penyakit tertentu.

Pengelolaan yang ada di apotek atau disebut manajemen apotek secara umum adalah perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian (5P). Perencanaan pengadaan obat didasarkan pada jumlah kebutuhan obat bisa disusun berdasarkan rencana kebutuhan dalam jangka waktu tertentu misalkan satu minggu atau satu bulan.

Pengadaan obat-obatan pada apotek menggunakan sistem pedagang besar farmasi (PBF) yang datang langsung ke apotek atau melakukan pemesanan melalui telepon untuk memenuhi pengadaan barang.  Keterlambatan obat yang disebakan oleh kekosongan obat dari pabrik merupakan masalah yang sering di jumpai apotek dalam pengdaan barang dan cara untuk mengatasi hal tersebut yaitu melakukan pemesanan saat persediaan di apotek mulai menipis tidak sampai stok obat benar-benar habis.

1 Komentar

  1. 259894 741456You ought to participate in a contest for among the most effective blogs on the internet. I will suggest this internet site! 889380

Tinggalkan Balasan